Laporan Penelitian Dosen
PENERAAN MODEL QUANTUM TEACHING (TANDUR) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS III DI SDN SEMBUNG III KECAMATAN PARENGAN KABUPATEN TUBAN
ABSTRAKSI
Zahrony, M. Imam.2018 : Penerapan Model Quantum Teaching (Tandur) untuk meningkatkan Hasil Belajar IPA Pada Siswa Kelas III Di SDN Sembung III Kecamatan Parengan Kabupaten Tuban.
Pembimbing : Saeful Mizan, M.Pd
Kata Kunci : Model Quantum Teaching, IPA, Hasil belajar
Berdasarkan hasil wawancara guru kelas III SDN Sembung III, penyampaian materi IPA kurang menarik hanya menggunakan metode ceramahsaja. Selain itu dalam proses model pembelajaran yang tidak tepat. Akibatnya hasil belajar siswa kurang optimal.Terbukti dari data yang diperoleh peneliti dari ulangan harian siswa kelas III masih rendah, karena hanya ada 1 atau 20% dari 5 siswa yang nilainya mencapai KKM yang ditentukan sekolah yaitu 70.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka dilakukan pembelajaran dengan menerapkan model Quantum Teaching (TANDUR) harapannya siswa dapat mencapai hasil belajar yang baik. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas. Dilakukan melalui dua siklus dan setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswakelas III berjumlah 5 siswa. Instrumen penelitian ini terdiri dari lembar observasi yang berupa lembar aktivitas siswa dan lembar hasil belajar siswa.
Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan penerapan model Quantum Teaching dalam meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa kelas III SDN Sembung III dan mendeskripsikan peningkatan hasil belajar IPA melalui penerapan model Quantum Teaching pada siswa kelas III SDN Sembung III Kecematan Parengan Kabupaten Tuban.
Hasil penelitian menunjukkan setelah menggunakan model pembelajaran Quantum Teaching (Tandur) dengan metode Tanamakan, Alami, Namai, Demostrasi, Ulangi Dan Rayakan. Bahwa aktivitas siswa di siklus I memperoleh rata-rata 83 dan pada siklus II aktivitas siswa memperoleh rata-rata 92. Perolehan rata-rata nilai hasil belajar siswa pada siklus I diperoleh 54,4 dan persentase ketuntasan belajar siswa 54%. Setelah diadakan perbaikan yang dilakukan pada siklus II, hasil belajar siswa memperoleh nilai rata-rata 75,2 dengan persentase ketuntasan belajar siswa adalah 75%.
No other version available