JURNAL PENELITIAN
MONITORING DAN PENGONTROL PINTU AIR BENDUNGAN MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER ARDUINO DAN SMS GATEWAY STUDI KASUS DI BENDUNGAN GERAK (BABAT) LAMONGAN
ABSTRAK
Bencana alam merupakan bencana yang tidak dapat di hindari, tetapi walaupun bencana tersebut tidak dapat dihindari, kita bisa mencegah banyaknya jatuh korban akibat bencana tersebut. Contoh nyata pada saat ini yaitu bencana banjir, sudah tidak asing lagi di negeri kita di setiap kota besar yang dilalui sungai besar sering terjadi banjir apabila musim hujan datang, akibat luapan air pada sungai yang tidak dapat menampung besarnya air kiriman dari berbagai daerah di dataran tinggi, yang setiap tahunnya memakan korban jiwa ataupun materi. Maka dari itu timbul ide peneliti untuk membuat salah satu simulasi teknologi terapan yaitu Monitoring dan Pengontrol Pintu Air Bendungan Mneggunakan Mikrokontroler Arduino dan SMS Gateway, yang berfungsi untuk peringatan dini bahaya banjir yang ditujukan untuk petugas atau operator pada bendungan. Penelitian ini dilakukan di Bendungan Gerak (Babat) Lamongan untuk pengambilan sampel indikator peringatan dini bahaya banjir, serta melakukan pengujian Simulasi dengan perhitugan debit air yang berbeda sebanyak 3 (Tiga) kali percobaan untuk memperoleh keakurasian pembacaan sensor perubahan ketinggian air. Simulasi ini dirancang menggunakan Mikrokontroler Arduino Uno R3, sensor yang digunakan untuk membaca ketinggian air yaitu Water Level Sensor, yang nantinya hasil pembacaan dari Water Level Sensor akan ditampilkan pada sebuah display LCD 16x2, Buzzer sebagai peringatan suara, lampu LED, Micro Servo sebagai pembuka pintu air, dan SMS Gateway sebagai peringatan perubahan ketinggian air yang di tujukan kepada petugas atau operator dibendungan.
Kata kunci : Mikrokontroler Arduino, Water Level Sensor, Micro Servo, SMS Gateway.
No other version available