Skripsi Ilmu Perikanan
EKOFEMINISME TRANSFORMATIF DALAM NOVEL PARTIKEL KARYA DEE: PERSPEKTIF EKOLOGI SASTRA
ABSTRAK
Nurcholifah, Siti. 2018 : Ekofeminisme Transformatif dalam Novel Partikel karya Dee: Perspektif Ekologi Sastra
Pembimbing: Dra. Sri Yanuarsih, M.Pd.
Kata Kunci: Ekofeminisme Transformatif, Novel Partikel, Ekologi Sastra
Kehadiran sastra mampu memberi wadah penciptaan intuisi-intuisi baru untuk dimuat dalam sebuah karya sastra. Terkandung banyak pesan dari para penciptanya. Realita kehidupan yang tidak tersorot dapat tersampaikan melalui karya sastra dengan realita imajinatif yang sangat kuat. Prosa fiksi, sebagai ragam karya sastra, memiliki beberapa bentuk sederhana yang diklasifikasikan berdasarkan bentuknya. Terdapat tiga jenis antara lain short story, novelette, dan novel. Kehadiran novel didukung dengan unsur-unsur pembangun yang menentukan terciptanya sebuah karya berdasarkan sudut pandang strukturalisme dan struktural genetik.
Banyak ragam yang mampu dikembangkan dalam sebuah novel. Aspek beragam yang mampu dikembangkan salah satunya adalah menggunakan kajian ekofeminisme. Peran feminisme dan ekologi sebagai dua unsur pembangun ekofeminisme berangkat dari pengalaman perempuan menempatkan perannya setara bersama laki-laki. Muncul beragam aliran ekofeminisme dengan asumsi hubungan perempuan dengan alam yang berbeda. Pemetaan aliran ekofeminisme terdiri dari (1) ekofeminisme alam, (2) ekofeminisme spritual, (3) ekofeminisme sosial, dan (4) ekofeminisme transformatif.
Kajian ekofeminisme transformatif berjalan pada jalur konsep ekofeminisme yang mampu meminimalisir hubungan ketidakeimbangan dalam ranah perspektif ekologi. Pengkajian ekofeminisme transformatif yang dilakukan oleh Karen J. Warren mengklasifikasikan dalam beberapa asumsi hubungan antara perempuan dan alam. Salah satu karya sastra Indonesia dari seri Supernova dalam episode Partikel karya Dee, bertumpu pada sisi ekofeminisme transformatif dengan sudut pandang ekologi sastra.
Penelitian ini menggunakan rumusan masalah yang terdiri dari 1) wujud ekofeminisme transformatif dalam novel Partikel karya Dee, 2) perwujudan asumi ekofeminisme dalam novel Partikel karya Dee yang meliputi asumsi keberagaman pengalaman perempuan, asumsi menolak logika dominasi, asumsi memikirkan ulang apa artinya menjadi manusia, dan asumsi ilmu pengetahuan dan teknologi hanya dipergunkan untuk menjaga kelangsungan bumi. Serta 3) bentuk hubungan ekologi sastra dengan ekofeminisme transformatif dalam novel Partikel karya Dee.
Berdasarkan rumusan masalah tersebut memuat tujuan umum untuk memaparkan aspek ekofeminisme transformatif dengan melakukan pengkajian melalui perspektif ekologi sastra serta tujuan khusus untuk mengetahui wujud ekofeminisme transformatif, perwujudan asumsi ekofeminisme transformatif yang meliputi, (1) keberagaman pengalaman perempuan, (2) menolak logika dominasi,
(3) memikirkan ulang apa artinya menjadi manusia, dan (4) ilmu pengetahuan dan teknologi hanya dipergunkan untuk menjaga kelangsungan bumi, serta Bentuk hubungan ekologi sastra dengan ekofeminisme transformatif dalam novel Partikel karya Dee.
Data yang dibutuhkan dalam penelitian ini adalah berupa teks pada novel Partikel karya Dee. Metode deskriptif analisis yang digunakan dalam penelitian ini bertujuan untuk memberikan deskripsi fakta-fakta yang dikembangkan dengan analisis secara jelas mengenai kekhususan tulisan yang dihasilkan, terutama dalam permasalahan ekofeminisme transformatif. Dalam penelitian ini, jenis penelitian kualitatif digunakan untuk memaparkan secara kompleks dengan pendekatan ekokritik atau kritik ekologi sastra. Teknik analisis data dalam penelitian ini mulai dari memilih novel yaitu Partikel karya Dee, membaca berulang, memusatkan permasalahan pada ekofeminisme trasformatif dengan mengeksplore perspektif ekologi, menentukan teori, metode penelitian, teknis, serta pendekatan sesuai penelitian, mengurai teks berdasarkan permasalahan ekofeminisme transformatif dari segi wujud, asumsi, dan hubugannya dengan ekologi sastra. Mereduksi data, mengapresiasi, interpretasi dan menafsirkan data keseluruhan hingga penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa wujud ekofeminisme transformatif dalam novel Partikel karya Dee ditemukan bahwa masyarakat dibentuk oleh nilai, kepercayaan, pendidikan, tingkah laku yang memakai kerangka kerja patriarki. Didapatkan justifikasi hubungan dominasi dan subordinasi, penindasan terhadap perempuan oleh laki-laki serta perempuan dengan non-manusia (alam dan segala yang ada di lingkungan sekitar). Asumsi-asumsi ekofeminisme transformatif yang didapat mampu meminimalisir unequal power relations atau ketidakseimbangan hubungan kekuasaan dengan memiliki kekuatan untuk mengendalikan tindakan orang lain di mana kekuatan tersebut tidak sama tinggi. Serta sudut pandang ekologi sastra yang termuat dalam novel Partikel karya Dee mencoba untuk menghubungkan perempuan dan alam untuk mengembalikan nilai alam serta peran para perempuan dalam menjadi agen menyelamat alam-lingkungan.
Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan kajian mengenai ekofeminisme transformatif untuk studi lanjutan terhadap sebuah karya sastra. Begitu juga dengan keikutserta dalam memberikan sumbangsih seiring berkembangnya keilmuan sastra interdisipliner, khususnya ekofeminisme. Sehingga diharapkan untuk peneliti lain mampu menghadirkan sudut pandangan penelitian baru terhadap karya sastra prosa.
No other version available