Realia
PENINGKATAN PEMAHAMAN MENGENAL PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN ANGKA 1-5 DENGAN MEDIA BIJI SALAK MELALUI METODE DEMONSTRASI PADA ANAK PAUD SUMBER ILMU DESA SUMBER AGUNG KEC. BANJAREJO KAB.BLORA TAHUN PELAJARAN 2016/2017
ABSTRAK
Kadarsih, 2017 : ?Peningkatan Pemahaman Mengenal Penjumlahan dan Pengurangan Angka 1-5 Dengan Media Biji Salak Melalui Metode Demonstrasi Pada Anak PAUD Sumber Ilmu Desa Sumber Agung Kecamatan Banjarejo Kabupaten Blora Tahun Pelajaran 2016/2017?.
Pembimbing : Dra. Sri Yuniarsih, M.Pd
Kata Kunci : Penjumlahan dan pengurangan, Media biji salak, Metode Demonstrasi
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenal penjumlahan dan pengurangan angka 1-5 dengan media biji salak melalui metode demonstrasi pada anak PAUD Sumber Ilmu Desa Sumber Agung Kecamatan Banjarejo Kabupaten Blora. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yaitu penelitian yang dilakukan oleh guru di kelas tempat mengajar, dengan penekanan pada penyempurnaan atau peningkatan praktik dan proses dalam pembelajaran bercerita anak didik.
Subyek penelitian ini adalah seluruh anak anak PAUD Sumber Ilmu Desa Sumber Agung yang berjumlah 44 anak. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi untuk mengamati aktivitas guru dan aktivitas siswa dalam pembelajaran kemampuan bercerita anak dengan menggunakan media boneka. Instrumen yang digunakan untuk penelitian ini yaitu hasil belajar anak, lembar observasi aktivitas guru dan anak, dokumentasi kegiatan belajar anak.
Berdasarkan hasil penelitian selama 2 siklus terhadap penerapan media biji salak dalam meningkatkan pemahaman konsep penjumlahan dan pengurangan dapat disimpulkan sebagai berikut:
1. Hasil yang diperoleh dengan penerapan perbaikan pembelajaran siklus II adalah sebagai berikut:
a. Ketuntasan belajar meningkat tajam jika pada siklus I 68.18%, sampai akhir siklus II rata-rata ketuntasan belajar anak mencapai sebesar 90.90% atau sebanyak 40 anak.
b. Terjadi peningkatan yang signifikan pada pelaksanaan siklus I sampai pada siklus II yaitu sebesar 22.72%
c. Sedangkan anak yang belum tuntas belajar adalah 9.10% atau sebanyak 4 anak.
Penerapan media media biji salak dalam meningkatkan pemahaman konsep penjumlahan dan pengurangan juga akan meningkatkan kualitas pembelajaran. Hal ini disebabkan karena aktivitas guru dan anak dalam pembelajaran meningkat, pembelajaran akan lebih menarik anak-anak guru juga tepat dan kreatif dalam memilih media yaitu dengan menggunakan boneka sehingga pembelajaran lebih menyenangkan.
No other version available