Realia
PENINGKATAN MOTORIK HALUS MELALUI KEGIATAN FINGER PAINTING PADA ANAK KELOMPOK BERMAIN TUNAS MULIA DESA SENDANGREJO KECAMATAN BOGOREJO KABUPATEN BLORA TAHUN PELAJARAN 2017/2018
ABSTRAK
Sulis. 2018 : Peningkatan Motorik Halus Melalui Kegiatan Finger Painting Pada Anak Kelompok Bermain Tunas Mulia Desa Sendangrejo Kecamatan Bogorejo Kabupaten Blora Tahun Pelajaran 2017/2018.
Pembimbing : Ifa Aristia Sandra Ekayati, S.Pd., M.Pd.
Kata kunci : Motorik Halus, Finger painting
Permasalahan di Kelompok Bermain Tunas Mulia Desa Sendangrejo Kecamatan Bogorejo Kabupaten Blora masih kurang kreatif, ini bisa dilihat dari hasil karya anak. Coretan yang dihasilkan anak masih terkesan umum dan menampilkan gambar yang sama, tertutama dalam penggunaan jari-jari ketika anak menggambar dengan jarinya. Penyampuran warna juga masih belum tercampur dengan baik, hal ini karena tidak diaduk dengan merata oleh anak. Selain itu, setiap kegiatan menggambar anak terkesan ramai sendiri, anak-anak berkeliaran dan membuat keributan dan tidak serius dalam menggambar dalam kegiatan finger painting. Karena guru kurang memperhatikan hasil karya anak dan proses dalam pembuatannya dengan menggunakan jari, guru sering menggunakan kegiatan menggambar sebagai kegiatan relaksasi tanpa memperhatikan kemampuan motorik anak.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1)Bagaimana kemampuan motorik halus anak kelompok B pada kelompok bermain Tunas Mulia Desa Sendangrejo Kecamatan Bogorejo Kabupaten Blora Tahun Pelajaran 2017 / 2018 ?. 2) Bagaimana kemampuan motorik halus anak kelompok B melalui kegiatan Finger Painting pada Kelompok Bermain Tunas Mulia Desa Sendangrejo Kecamatan Bogorejo Kabupaten Blora Tahun Pelajaran 2017/2018? 3) Adakah peningkatan motorik halus anak kelompok B pada Kelompok Bermain Tunas Mulia Desa Sendangrejo Kecamatan Bogorejo Kabupaten Blora Tahun Pelajaran 2017/2018? Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan II sikus. Objek penelitian adalah Kelompok Bermain Tunas Mulia Desa Sendangrejo Kecamatan Bogorejo Kabupaten Blora sebanyak 15 anak. Instrumen pengumpulan data observasi dan dokumentasi. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap siklusnya terdapat tahapan-tahapan yang diterapkan dalam pembelajaran, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Analisis skor ketuntasan individu yaitu 65% dan untuk skor ketuntasan kelas adalah 85%.
Diterapkannya pembelajaran dengan menggunakan finger painting mengalami peningkatan terbukti dari hasil prasiklus 40% atau 6 anak yang tuntas belajar, pada siklus I meningkat 53% atau 8 anak dengan hasil observasi dari Siklus I dengan jumlah nilai rata-rata 37 atau dengan hasil 2 dengan keterangan mulai berkembang. Pada siklus II terdapat peningkatan nilai prosentase keberhasilan 87% atau 13 anak dengan hasil observasi dari siklus II dengan jumlah nilai rata-rata 48 dengan hasil 3 dengan keterangan berkembang sesuai harapan.
No other version available