TESIS PENDIDIKAN DASAR PASCA
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TPS DENGAN PENDEKATAN OPEN ENDED UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS
ABSTRAK
Krisdiawati, 2018
Pembimbing
Kata Kunci :
:
: Penerapan pembelajarang kooperatif TPS dengan pendekatan open ended untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa.
Ibu Dr. Rita Yuliastuti, M.Si
kemampuan berpikir kreatif, open ended, TPS.
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya tingkat berpikir kreatif siswa, hal ini dikarenakan dalam pembelajaran sekarang ini dirasa guru hanya memberikan soal yang bersifat konvergen dimana hanya terdapat satu jawaban yang benar. Salah satu alternatif untuk mengatasi hal tersebut dengan guru harus memberikan soal yang bersifat devergen dengan menerapkan pembelajaran Think Pair and Share dengan pendekatan Open ended. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah 1) untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa SMP setelah diterapkan pembelajaran TPS dengan pendekatan open ended pada pokok bahasan segiempat, 2) untuk mendeskripsikan respon siswa SMP setelah diterapkannya pembelajaran TPS dengan pendekatan Open-Ended pada pokok bahasan segiempat di SMP.
Penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas. Lokasi penelitian di SMP N 2 Widang dengan subjek siswa kelas VII-E sebanyak 25 siswa. Instrumen dalam penelitian ini adalah tes kemampuan berpikir kreatif siswa dan lembar angket respon siswa.
Hasil penelitian tes berpikir kreatif diperoleh setelah diterapakannya model think pair share dengan pendekatan open ended menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kreatif matematis siswa mengalami peningkatan pada setiap indikatornya, rata-rata kemampuan berpikir kreatif setiap siklus mengalami peningkatan, karena dari rata rata awal 0,3 pada siklus I, mengalami peningkatan menjadi 12,4 pada siklus II, dan pada siklus III juga mengalami peningkatan yakni sebesar 16, dan respon siswa terhadap penggunaan model pembelajaran Think Pair Share dengan pendekatan Open ended terbukti cukup efektif, efisien, dan siswa merespon positif ketika proses pembelajaran berlangsung. Hal ini ditunjukkan dengan hasil penelitian rata-rata presentase respon positif sebesar 99% dan respon negative sebesar 1%.
No other version available