Skripsi Ilmu Perikanan
REALITAS SOSIAL POLITIK DAN BUDAYA DALAM NOVEL BUMI MANUSIA KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER (KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA)
ABSTRAKSI
Hariadi, Mahfud. 2018 : Realitas Sosial Politik dan Budaya dalam Novel Bumi
Manusia karya Pramoedya Ananta Toer.
Pembimbing : Drs. I Wayan Letreng M.Pd
Kata Kunci : Realitas, Sosial Politik dan Budaya
Kehidupan manusia di dunia ini khususnya Indonesia pasti mengalami segala macam realitas bentuk kehidupan termasuk sosial politik dan budaya, dalam sejarahnya bangsa Indonesia dan dalam perjalanannya telah tercatat pernah diduduki oleh pemerintah Hindia belanda, dimana realitas sosial politik yang mencakup distribusi kekuasaan terhada masyarakat, dimana pemerintah itu dilaksanakan dan bagaimana pola pemerintah Hindia Belanda meraih kekuasaan di Indonesia, takhanya itu keadaan sebenarnya dalam hal Budaya juga telah ada sejak manusia berkelompok di Indonesia bermunculan, terutama di fase kolonial Hindia Belanda, lahirnya beberapa budaya tersebut telah didapati beberapa unsur yang ditemukan diantarannya ialah ilmu pengetahuan masyarakat, mata pencaharian untuk bertahan hidup serta alat kemanusiaan berupa organisasi sosial, oleh karena itu penulis menitik beratkan masalah tentang bagaimana realitas sosial politik yang memiliki aspek distribusi kekuasaan pada masyarakat, dimama pemerintah negara diselenggarakan dan pola pencapaian kekuasaan di dalam masyarakat, serta realitas budaya yang mencakup beberapa aspek yakni ilmu pengetahuan, sistem mata pencaharian hidup dan organisasi sosial dalam novel Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer.
Penelitian ini bertujuan untuk membedah serta mendeskripsikan keadaan realitas sosial politik yang mencakup distribusi kekuasaan pada masyarakat, dimama pemerintah negara diselenggarakan dan pola pencapaian kekuasaan. Serta realitas budaya yang mencakup yakni ilmu pengetahuan, sistem mata pencaharian hidup dan organisasi sosial dalam novel Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer.
Sosial politik merupakan ilmu yang mempelajari tentang beberapa realitas yang berkembang di masyarakat diantaranya, Bagaimana kekuasaan didistribusikan di dalam masyarakat, dimana pemerintahan suatu negara diselenggarakan dan polapola pengaturan pencapaian kekuasaan didalam masyarakat. Konsep ini pada dasarnya, memfokuskan pada perbedaan antara pemerintah dan rakyat yang diperintah. Sedangkan Budaya merupakan keseluruhan sistem gagasan, tindakan dan hasil karya manusia dalam kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan belajar, terdapat beberapa unsur didalam budaya mencakup ilmu pengetahuan, mata pencaharian hidup, organisasi sosial, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat dan kemampuan serta kebiasaan-kebiasaan yang didapatkan oleh manusia sebagai anggota masyarakat.
Desain yang digunakan dalam penelitian ini ialah metod deskriptif karena penulis mendeskripsikan fakta yang sebenarnya dengan disertai alanisis guna menganalisis novel Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer. Dalam kerjanya yakni menganalisis realitas sosial politik dan budaya. Jenis penelitian ini adalah xi penelitian kualitatif karena data yang diperoleh untuk melakukan penelitian ini tidak disertai prosedur statistik yakni tidak disertai angka atau cara lain untuk mengukur. Penulis ini menggunakan pendekatan sosiologi sastra untuk menganalisis novel Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer. Karena hubungan antara karya sastra dengan masyarakat sebagai landasan penulis menggunakanya. Pendekatan sosiologi adalah sastra yang memperlihatkan atau menggambarkan tentang kehidupan sosial, kejadian dalam sebuah karya sastra merupakan kejadian yang telah terjadi dalam keseharian masyarakat, dimana karya sastra dan masyarakat tidak bisa dipisahkan karena mutlak saling berkaitan. Penulis dalam penelitian ini menggunakan data primes dan dan skunder, sementara sumber data penelitian ini adalah novel Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer. Penulis menggunakan taktik simak catat dalam pengumpulan data. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti dalam menganalisis realitas sosial politik dan budaya novel Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer adalah metode deskripsi analisis. Metode deskripsi analisis yaitu metode yang dilakukan dengan cara mendeskripsikan atau menjabarkan fakta-fakta yang disertai dengan analisis.
Hasil dari penelitian ini diperoleh deskripsi atau gambaran serta uraian tentang realitas sosial politik dan budaya yang meliputi realitas sosial politik (1) masalah distribusi kekuasaan pada masyarakat yakni ketidak adilan yang dirasakan oleh Nyai Ontosoroh sekeluarga dan di alami oleh rakyat yang menentang distribusi kekuasaan Hindia Belanda (2) dimana pemerintahan suatu negara diselenggarakan, pemerintahan dalam novel ini berlatar di Hindia Belanda dengan seluruh aktor pemerintahan yang terpusat di Amsterdam Hindia Belanda dengan Pimpinan Sri Ratu Wilhelma (3) pola-pola pencapaian kekuasaan di dalam masyarakat, dengan cara tekanan dan kekerasan serta pembohongan berita menjadi pola umum yang dipakai dalam novel ini. dan realitas budaya yang meliputi (1) ilmu pengetahuan, pengetahuan masyarakat telah luas yakni mulai dari alam, perasalatan modern hingga munculnya ilmu kedokteran (2) mata pencaharian hidup, pada umunya masyarakat di dalam novel ini bercocok tanam dan beternak (3) organisasi sosial, setidaknya terdapat empat organisasi kelompok yang ada mulai dari organisasi perang aceh, Liberal, pendekar dan Mahkamah Agus Islam di dalam budaya dalam novel Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer.
Hasil penelitian ini, penulis mengharapkan dapat memberikan sumbangan teori sastra dalam mengapresiadi novel Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer, selain itu juga dapat dijadikan referensi bagi peneliti lainya yang akan mengkaji novel Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer dari sudut pandang dan aspek yang berbeda. Juga dapat dijadikan sumber inspirasi penambah wawasan bagi pembaca
No other version available