Transparency
KEPUTUSASAAN DAN CINTA DALAM FILM ?PENGABDI SETAN? (ANALISIS SEMIOTIKA CHARLES SANDERS PIERCE)
ABSTRAK
Film adalah media komunikasi yang bersifat audio visual untuk menyampaikan suatu pesan kepada sekelompok orang yang berkumpul di suatu tempat tertentu. Pesan film pada komunikasi massa dapat berbentuk apa saja tergantung dari misi film tersebut. Akan tetapi umumnya sebuah film dapat mencakup berbagai pesan, baik itu pesan pendidikan, hiburan dan informasi. Pesan dalam film adalah menggunakan mekanisme lambing-lambang yang ada pada pikiran manusia berpa isi pesan, suara, perkataan, percakapan dan sebaginya.
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana unsur keputusasaan dan cinta dalam film pengabdi setan menggunakan analisis semiotika dengan menggunakan teori Charles sander pierce.
Dari paparan latar belakang di atas peneliti tertarik untuk mengetahui lebih lanjut yang kemudian dituangkan dalam sebuah penelitian terkait dengan unsur apa saja yang terkandung dalam film pengabdi setan untuk mengetahui unsur yang terkandung dalam film tersebut selain unsur mistisnya atau horor yang terdapat juga unsur keputusasaan dan cinta. Adapun metode penelitian ini menggunakan analisis semiotika dengan menggunakan teori Charles sander pierce.
Penelitian ini menunjukkan bahwa unsur yang terkandung dalam film tersebut bukan hanya unsur mistisnya yang kuat. Melainkan terdapat lagi unsur lain selain unsur mistisnya, yaitu putus asa dan cinta. Putus asa disini menggambarkan sosok ibu yang berputus asa karena tidak mempunyai seorang anak sehingga ia putus asa dengan ikut dengan komunitas sekte pemuja setan untuk meminta agar dikaruniai seorang anak tanpa memikirkan hal apa yang terjadi selanjutnya. Cinta di sini tidak mendeskripsikan cinta terhadap lawan jenis, melainkan terhadap keluarganya untuk melindungi satu keluarga dari teror ibu yang memuja setan tersebut.
Kata Kunci : Film, Pengabdi Setan, Semiotika Charles Sander Pierce, Putus Asa Dan Cinta.
No other version available