Realia
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL GEOMETRI MELALUI KEGIATAN MERONCE PADA ANAK USIA 3-4 TAHUN DI POS PAUD BAHAGIA II NGAGLIK KECAMATAN KASIMAN KABUPATEN BOJONEGORO TAHUN PELAJARAN 2017/2018
ABSTRAK
Sri Handayani, 2018 : Peningkatan Kemampuan Mengenal Geometri Melalui Kegiatan Meronce Pada Anak Usia 3-4 Tahun Di Pos Paud Bahagia II Ngaglik Tahun Ajaran 2017/2018 Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro
Pembimbing : Ifa Aristia Sandra Ekayati, S.Pd., M.Pd
Kata Kunci : Kemampuan Mengenal Geometri, Meronce
Kemampuan mengenal geometri anak usia3-4 tahun di Pos Paud Bahagia II Ngaglik Kecamatan Kasiman Kabupaten Bojonegoro belum berkembang dengan optimal. Dari 18 anak hanya 3 anak yang mencapai kriteria ketuntasan, sedangkan kemampuan mengenal geometri sangat penting untuk dipahami anak sejak dini karena merupakan pondasi awal untuk memahami kemampuan dan keterampilan yang lebih kompleks, seperti struktur dan keseimbangan. Maka dari itu untuk menyelesaikan permasalahan tersebut peneliti memilih kegiatan meronce, karena kegiatan meronce dapat melatih konsentrasi dan sangat mnyenangkan bagi anak. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah ?Bagaimana peningkatan kemampuan mengenal geometri melalui kegiatan meronce pada anak usia 3-4 tahun di Pos Paud Bahagia II Kecamatan Kasiman Kabupaten Bojonegoro Tahun Ajaran 2017/2018?. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan mengenal geometri melalui kegiatan meronce di Pos Paud Bahagia II Ngaglik Kecamatan Kasiman Kabupaten Bojonegoro. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan 2 siklus yang terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah anak usia 3-4 tahun di pos Paud Bahagia II Kecamatan Kasiman Kabupaten Bojonegoro yang berjumlah 18 anak yang terdiri dari 11 anak laki-laki dan 7 anak perempuan. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2017/2018. Instrumen pengumpulan data yang digunakan, yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan mencapai prosentase ketuntasan individu sebesar 65% dan ketuntasan kelas sebesar 80%. Berdasarkan hasil observasi kemampuan mengenal bentuk geometri anak pada saat pra siklus hanya mencapai 17%, siklus I sudah mulai mengalami peningkatan menjadi 44%, dan pada siklus II mencapai 89%. Sehingga berdasarkan hasil observasi diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa kemampuan mengenal geometri pada anak 3-4 tahun di Pos Paud Bahagia II Kecamatan Kasiman Kabupaten Bojonegoro Tahun Ajaran 2017/2018 dapat ditingkatkan melalui kegiatan meronce.
No other version available