Laporan Penelitian Dosen
PENERAPAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE TAKE AND GIVE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKN MATERI BANGGA SEBAGAI BANGSA INDONESIA PADA SISWA KELAS III SDN SIDOTENTREM I KECAMATAN BANGILAN KABUPATEN TUBAN TAHUN PELAJARAN 2017/2018
ABSTRAKSI
Ernawati, Denik. 2018 : Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Take And Give Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pkn Materi Bangga Sebagai Bangsa Indonesia pada Siswa Kelas III SDN Sidotentrem I Kecamatan Bangilan Kabupaten Tuban Tahun Pelajaran 2017/2018.
Pembimbing : Dr. Sumadi, M.Pd
Kata Kunci : Model Cooperative Learning Tipe Take And Give dan hasil belajar PKn.
Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya aktivitas guru saat mengajar, aktivitas belajar siswa, dan rendahnya hasil belajar PKn siswa kelas III SDN Sidotentrem I Kecamatan Bangilan Kabupaten Tuban. Hal ini dibuktikan dengan persentase ketuntasan pada prasiklus nilai rata-rata hasil belajar PKn siswa yaitu 53,76. Dari 19 siswa hanya ada 5 siswa atau 26,32%, yang tuntas belajar.
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas guru saat mengajar, aktivitas belajar siswa, dan hasil belajar PKn siswa melalui penerapan model cooperative learning tipe take and give.
Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan 2 siklus. Disetiap siklusnya terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan releksi. Teknik pengumpulan data dengan teknik observasi dan teknik tes. Instrumen penelitian dengan lembar observasi dan tes. Teknik analisis data penelitian adalah teknik analisis data kualitatif, dan kuantitatif.
Hasil penelitan menunjukkan bahwa model cooperative learning tipe take and give. Dapat meningkatkan aktivias guru mengajar, aktivitas belajar siswa, dan hasil belajar siswa. Peningkatan aktivitas guru saat mengajar dapat diketahui dari persentase pada siklus I adalah 58% pada kategori cukup baik, sedangkan di siklus II meningkat menjadi 92,5% dengan kategori sangat baik. Peningkatan aktivitas belajar siswa dapat diketahui dari persentase klasikal pada siklus I sebesar 47% dalam kategori cukup baik, kemudian pada siklus II meningkat menjadi 84% dalam kategori sangat baik. Peningkatan aktivitas belajar siswa pada siklus I ke siklus II sebesar 37%. Peningkatan hasil belajar dapat dilihat dari data awal prasiklus rata-rata hasil belajar PKn siswa dengan presentase ketuntasan 26,32% pada kategori sangat rendah. Pada siklus I nilai rata-rata hasil belajar, mengalami peningakatan dengan persentase klasikan sebesar 57,89% pada kategori sedang dan pada siklus II meningkat menjadi 84,21% pada kategori tinggi.
No other version available