Electronic Resource
PENGARUH PERBEDAAN BENTUK BUBU DAN JENIS UMPAN TERHADAP HASIL TANGKAPAN RAJUNGAN (Portunus pelagicus) DI PERAIRAN PACIRAN KABUPATEN LAMONGAN
Ringkasan
Rajungan (Portunus pelagicus) merupakan salah satu komoditi hasil laut ekonomis penting yang dihasilkan dari perairan pantai Indonesia. Permintaan pasar terhadap komoditas rajungan terus meningkat. Komoditas Rajungan tetap menjadi konsumsi penting sehingga merupakan pangsa pasar ekspor yang srategis dengan nilai jual yang tinggi. Di daerah paciran rajungan (Portunus sp) saat ini telah menjadi komoditas bernilai ekonomi tinggi dengan harga jual Rp 75 ribu per kilogram (kg) dengan pemasaran sampai ke surabaya, bahkan sampai expor ke negara Cina dan Amerika. Permintaannya di pasar ekspor cenderung terus naik, pada 2015 ekspor Rajungan Indonesia mencapai 29.038 ton senilai US$ 321.842.
Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh perbedaan bentuk bubu dan jenis umpan terhadap hasil tangkapan rajungan (Portunus pelagicus) di Perairan Paciran
Metode penelitian ini adalah Penelitian Experimental. Subjek dalam penelitian ini adalah alat tangkap bubu yang berjumlah 24 dalam satuan alat tangkap. Rancangan lingkungan yang dipergunakan pada penelitian ini adalah dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF).
Berdasarkan uji oneway ANNOVA, diperoleh nilai rata-rata untuk kubah lampam 593,50, kubah swangi diperoleh nila rata-rata 656,00. Untuk lipat lampam diperoleh nilai rata-rata 1066,33 dan untuk lipat swangi 685,67 dengan masing-masing 4 perlakuan dan 6 kali ulangan. Sehingga diperoleh nilai Signifikansi 0,107 > 0,05, maka terima H0 atau tolak H1 bahwa tidak terdapat perbedaan yang nyata di setiap perlakuan.
Kata Kunci : Bubu, jenis umpan, Daerah penangkapan, Rajungan
No other version available