Laporan Penelitian Dosen
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLE NON EXAMPLE PADA BANGUN DATAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA SD
ABSTRAKSI
Sarofah, Siti. 2018 : Penerapan Model Pembelajaran Example Non Example Pada Bangun Datar Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa SD
Pembimbing : Dr. Rita Yuliastuti, M.Si.
Kata Kunci : Model Pembelajaran Example Non Example, hasil belajar Matematika, bangun datar
Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurang efektifnya proses pembelajaran matematika materi sifat-sifat bangun datar kelas V di Sekolah Dasar Negeri Sumurgung I Tuban sehingga menyebabkan rendahnya hasil belajar siswa. Rendahnya hasil belajar siswa ini disebabkan oleh suasana belajar yang kurang menarik. Proses pembelajaran juga masih pasif karena guru masih menggunakan metode ceramah. Salah satu solusi untuk mengatasi rendahnya hasil belajar matematika tersebut adalah diterapkannya model Example Non Example.
Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan aktivitas siswa dan mendiskripsikan hasil belajar matematika setelah diterapkannya model Example Non Example pada materi sifat-sifat bangun datar.
Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan, yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Tiap siklus dilaksanakan dengan materi yang berbeda. Instrumen penelitian dalam pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, lembar observasi, dokumentasi, dan lembar tes. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Sumurgung I Kecamatan Tuban Kabupaten Tuban. Jumlah siswa kelas V adalah 22 siswa, terdiri dari 14 siswa laki-laki dan 8 siswa perempuan. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskripsi kuantitatif dan deskripsi kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas siswa dan hasil belajar matematika pada siklus I, II, dan III mengalami peningkatan. Aktivitas siswa yang semula 60% pada siklus I, meningkat sebesar 70% pada siklus II, dan meningkat kembali sebesar 82% pada siklus III. Rata-rata hasil belajar matematika pada pra siklus adalah sebesar 61,1 (27,3%), meningkat menjadi sebesar 70,3 (40,9%) pada siklus I, dan meningkat kembali pada siklus II sebesar 77,3 (63,6), dan meningkat kembali sebesar 81,8 (90,9%) pada siklus III. Berdasarkan data tersebut terlihat bahwa penerapan model pembelajaran Example Non Example dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa.
No other version available