Laporan Penelitian Dosen
PENERAPAN MODEL ROLE PLAYING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA PADA MATERI TATA SURYA SISWA KELAS VI SD
ABSTRAKSI
Yudha, Alfian,Dwiwaka.
2018
Pe: nerapan Model Role Playing untuk
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada
Materi Tata Surya Kelas VI SDN Temandang
1 Tuban
Pembimbing D:r . Tabitha Sri Hartati Wulandari, M.Kes
Kata Kunci M: odel Role Playing, Hasil Belajar Siswa.
Latar belakang penelitian ini adalah hasil belajar IPA masih berada dibawah
KKM yang ditetapkan di SDN Temandang 1. Untuk mengatasi masalah tersebut
diperlukan model yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Model yang
diterapkan dalam penelitian ini adalah model role playing. Rumusan masalah
penelitian ini adalah: 1) Bagaimana aktivitas guru dalam penerapan model
pembelajaran role playing pada pelajaran IPA materi tata surya pada siswa kelas
VI SDN Temandang I kecamatan Merakurak kabupaten Tuban. 2) Bagaimana
aktivitas siswa dalam penerapan model role playing pada pelajaran IPA materi
tata surya pada siswa kelas VI SDN Temandang I kecamatan Merakurak
kabupaten Tuban. 3) Bagaimana peningkatan hasil belajar IPA materi tata surya
pada siswa kelas VI semester II SDN Temandang I kecamatan Merakurak
kabupaten Tuban setelah dilakukan penerapan model pembelajaran role playing.
Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas dengan 2 siklus yang
dilaksanakan pada siswa kelas IV SDN Temandang 1 Tuban. Siklus I dan siklus II
terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Teknik
pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik observasi dan tes. Teknik analisis
data yang digunakan yaitu analisis ketuntasan untuk melihat hasil belajar siswa,
analisis observasi aktivitas siswa, analisis data aktifitas guru hasil belajar pra siklus, siklus I dan siklus II. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan model role playing dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI di SDN Temandang 1 kecamatan Merakurak kabupaten Tuban tahun pelajaran 2017/2018. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa pada pra siklus yaitu 6 siswa yang tuntas, pada siklus 1 mengalami peningkatan yaitu 8 siswa yang tuntas dan pada siklus 2 mengalami peningkatan yaitu 9 siswa yang tuntas. Persentase ketuntasan siswa dari pra siklus ketuntasan belajar mencapai ketuntasan klasikal 60%, dan mengalami peningkatan pada hasil penelitian siklus 1 ketuntasan belajar mencapai ketuntasan klasikal 80% dan mengalami peningkatan pada hasil penelitian pada siklus 2, yaitu siswa yang mencapai ketuntasan klasikal 90%. Peningkatan hasil belajar IPA sudah memenuhi kreteria ketuntasan klasikal yang ditetapkan yaitu >= 80%.
No other version available