Laporan Penelitian Dosen
PENERAPAN METODE EKSPERIMEN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA PADA MATERI GAYA SISWA KELAS IV SD
ABSTRAKSI
Rohma, Djazilatul Setiawan
Putri. 2018
Pe: nerapan Metode Eksperimen untuk
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada
Materi Gaya Kelas IV di SDN Temandang 1
Tuban
Pembimbing D:r . Tabitha Sri Hartati Wulandari, M.Kes
Kata Kunci M: etode Eksperimen dan Hasil Belajar Siswa.
Berdasarkan observasi dan hasil wawancara dengan guru kelas di SDN
Temandang 1, diperoleh informasi bahwa hasil belajar sebagian besar siswa dalam
mata pelajaran IPA tergolong masih rendah beberapa masih kurang memenuhi
Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditetapkan di SDN Temandang 1.
Untuk mengatasi masalah tersebut diperlukan metode yang dapat meningkatkan
hasil belajar siswa. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah metode
eksperimen. Rumusan masalah penelitian ini adalah: 1) Bagaimana aktivitas guru
selama penerapan metode eksperimen pada materi gaya. 2) Bagaimana aktivitas
siswa selama penerapan metode eksperimen pada materi gaya. 3) Bagaimana
peningkatan hasil belajar IPA pada materi gaya.
Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas dengan 2 siklus yang
dilaksanakan pada siswa kelas IV SDN Temandang 1 Tuban. Siklus I dan siklus II
terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Teknik
pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik observasi dan tes. Teknik analisis
data yang digunakan yaitu analisis ketuntasan untuk melihat hasil belajar siswa,
analisis observasi aktivitas siswa, analisis data aktifitas guru hasil belajar pra
siklus, siklus I dan siklus II
Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan
metode eksperimen dapat meningkatkan keterampilan proses sains dan hasil
belajar siswa kelas IV di SDN Temandang 1 Tuban tahun pelajaran 2017/2018.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pra siklus memperoleh nilai rata-rata 72,5, pada siklus 1 memperoleh nilai rata-rata 76 dan pada siklus ke 2 memperoleh nilai rata-ratf 82. Ketuntasan belajar siswa juga mengalami peningkatan mulai dari pra siklus ketuntasan belajar mencapai ketuntasan klasikal 61%, dan mengalami peningkatan pada hasil penelitian siklus 1 ketuntasan belajar mencapai ketuntasan klasikal 78% dan mengalami peningkatan pada siklus ke 2, yaitu siswa yang mencapai ketuntasan klasikal 94%. Dari data tersebut hasil belajar IPA sudah memenuhi kriteria ketuntasan klasikal yang ditetapkan karena >= 80%.
No other version available