TESIS PENDIDIKAN DASAR PASCA
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF DENGAN METODE TTW (THINK, TALK, WRITE) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIK SISWA
ABSTRAKSI
Fedyanto Maha : Penerapan Model Pembelajaran Generatif dengan
Fika Wachid, 2018 Metode TTW (Think, Talk, Write) untuk Meningkatkan Komunikasi Matematik Siswa
Pembimbing : Edy Nurfalah, S.Pd., M.Sc.
Kata Kunci : Pembelajaran Generatif, Metode TTW, Komunikasi Matematik
Penelitian ini dilatar belakangi oleh hasil pengamatan di kelas VIIB MTs Muhammadiyah 2 Palang yang masih menggunakan metode pembelajaran berpusat pada guru yang membuat siswa cenderung pasif selama pembelajaran, dan berdampak pada hasil belajar siswa yang rendah. Salah satu faktor penyebab rendahnya hasil belajar ini adalah kemampuan komunikasi matematik siswa yang juga tergolong masih rendah, padahal komunikasi matematik berperan penting dalam proses belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematik siswa setelah menerapkan pembelajaran generatif dengan metode TTW.
Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan menerapkan model pembelajaran Generatif dengan metode TTW (Think, Talk, Write). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIIB MTs Muhammadiyah 2 Palang tahun ajaran 2017-2018 yang berjumlah 23 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar tes kemampuan komunikasi matematik siswa dan lembar angket respon siswa. Analisis dilakukan dengan mengolah data hasil tes kemampuan komunikasi matematik siswa dan angket respon siswa.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran generatif dengan metode TTW (Think, Talk, Write) dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematik siswa pada materi penyajian data kelas VIIB MTs Muhammadiyah 2 Palang tahun ajaran 2017-2018. Ditinjau dari 1) Nilai rata-rata tes kemampuan komunikasi matematik siswa pada siklus I, II, III (61.95, 66.00, 78,09). Jadi terdapat peningkatan kemampuan komunikasi matematik siswa pada siklus II sebesar 4.05 dan pada siklus III sebesar 12.09. Sedangkan ketuntasan klasikal pada siklus I, II, III adalah (43.48%, 60.87%, 86.96%). Jadi terdapat peningkatan ketuntasan klasikal pada siklus II sebesar 17.39% dan pada siklus III sebesar 26.09%. 2) Siswa memberikan respon positif terhadap penerapan model pembelajaran generatif dengan metode TTW.
No other version available