TESIS PENDIDIKAN DASAR PASCA
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA
ABSTRAKSI
Alfiyah, 2018 : Penerapan Model Pembelajaran Problem Solving dengan pendekatan kontekstual untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah Matematika Siswa
Pembimbing : Dr. Hj. Heny Sulistyaningrum, M.Pd
Kata kunci : Model Pembelajaran Problem Solving, Kontekstual, Pemecahan Masalah
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuan pemecahan masalah siswa dan respon siswa yang masih rendah terhadap model dan pendekatan yang digunakan dalam proses pembelajaran. Permasalahan tersebut terjadi karena pelaksanaan pembelajaran yang cenderung konvensional sehingga siswa masih kesulitan dalam mengkomunikasikan kefahaman dan ide mereka. Peneliti berharap dengan menerapkan model pembelajaran problem solving dengan menggunakan pendekatan kontekstual dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika (2) untuk mendeskripsikan respon siswa.
Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII-B MTs Al-Mutofawiyah Palang Tuban tahun pelajaran 2017/2018 dengan jumlah 34 siswa yang terdiri 14 siswa laki-laki dan 20 siswa perempun. Teknik pengumpulan data berupa tes dan angket. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan pemecahan masalah dan lembar angket respon siswa
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika setelah diterapkannya model pembelajaran problem solving dengan menggunakan pendekatan kontekstual mengalami peningkatan setiap siklusnya. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan nilai rata-rata kelas dan ketuntasan belajar klasikal pada tiap siklus. Nilai rata-rata kelas Siklus I sebesar 63 meningkat pada siklus II menjadi 72, dan meningkat pada siklus III sebesar 85. Nilai rata rata ketuntasan belajar klasikal pada siklus I 39% meningkat pada siklus II menjadi 63% dan meningkat pada siklus III menjadi 94%. setelah diterapkannya model pembelajaran problem solving dengan menggunakan pendekatan kontekstual dapat diketahui respon positif siswa sebesar 91% dan rspos negatif siswa sebesar 9%.
No other version available