Realia
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL ANGKA 1-5 MELALUI MEDIA KARTU ANGKA PADA ANAK USIA 3-4 TAHUN DI KELOMPOK BERMAIN TULIP DESA KARANGAN KECAMATAN KEPOHBARU KABUPATEN BOJONEGORO TAHUN PELAJARAN 2017/2018
ABSTRAK
Da?wah, Siti 2018 : Meningkatkan Kemampuan Mengenal Angka 1-5 Melalui Media Kartu Angka Pada Anak Usia 3-4 Tahun Di Kelompok Bermain Tulip Desa Karangan Kecamatan Kepohbaru Kabupaten Bojonegoro Tahun Pelajaran 2017/2018.
Pembimbing : Dwi Imam Efendi, M.Pd
Kata Kunci : Mengenal angka, Kartu Angka
Permasalahan yang dihadapi anak Kelompok Bermain Tulip Desa Karangan Kecamatan Kepohbaru Kabupaten Bojoegoro Tahun Pelajaran 2017/2018, terkait dengan kemampuan mengenal angka 1-5.dari tiga belas anak kelompok B, ditemukan 2 anak perempuan dan 8 anak laki-laki belum bisa mengenal angka 1-5 dengan baik.anak mengenal angka 1-5 sebatas hafalan,sehingga anak masih terbalik-balik dalam menyebutkan angka. Proses membilang anak juga belum tepat yaitu ketidaksesuaian antara pengucapan dengan jumlah benda yang dihitung. Anak juga masih kesulitan dalam membedakan angka. Hal tersebut terjadi karena pembelajaran yang dilakukan belum sesuai dengan teori belajar yang dikemukakan Piaget.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) bagaimana peningkatan kemampuan mengenal angka 1-5 dengan menggunakan media kartu angka pada Kelompok Bermain Tulip Desa Karangan Kecamatan Kepohbaru Kabupaten Bojonegoro Tahun Pelajaran 2017/2018? Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan mengenal angka 1-5 dengan menggunakan media kartu angka pada Kelompok Bermain Tulip Desa Karangan Kecamatan Kepohbaru Kabupaten Bojonegoro Tahun Pelajaran 2017/2018.
Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan Penelitian Tindakan Kelas ( PTK ) dengan III Siklus. Objek penelitian adalak Kelompok Bermain Tulip Desa Karangan Kecamatan Kepohbaru Kabupaten Bojonegoro sebanyak 13 anak. Instrument pengumpulan data observasi dan dokumentasi. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam III Siklus. Setiap siklusnya terdapat tahapan-tahapan yang diterapkan dalam pembelajaran, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Analisis skor ketuntasan individu yaitu 65 % dan untuk skor ketuntasan kelas adalah 85%.
Pada tindakan pra Siklus, sebelum menggunakan media kartu angka menghasilkan nilai rata-rata ketuntasan kelas 46 %, dengan kata lain hasil ini menunjukkan bahwa kemampuan peserta didik belum berkembang. Pada tahap siklus I diperoleh hasil nilai rata-rata ketuntasan kelas 69 %, hasil ini mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahap prasiklus. Pada siklus II ini menghasilkan nilai rata-rata ketuntasan kelas mencapai 92 %. Dibandingkan dengan II siklus sebelumnya hasil pada siklus II menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan.dengan kata lain, kewmampuan mengenal angka 1-5 dengan media kartu angka pada peserta didik Kelompok Bermain Tulip Desa Karangan Kecamatan Kepohbaru Kabupaten Bojonegoro sudah berkembang sangat baik.
No other version available