Realia
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL ANGKA 1-10 MELALUI MEDIA KARTU ANGKA PADA ANAK KELOMPOK A TK AL-IKHLAS DESA WALERAN KECAMATAN GRABAGAN KABUPATEN TUBAN TAHUN PELAJARAN 2017/2018
ABSTRAK
Yati. 2018 : Meningkatkan Kemampuan Mengenal Angka 1-10 Melalui Media Kartu Angka Pada Anak Kelompok A TK Al-Ikhlas Desa Waleran Kecamatan Grabagan Kabupaten Tuban Tahun Pelajaran 2017/2018.
Pembimbing : M. Imron Abadi, M.Pd.
Kata kunci : Kemampuan mengenal angka, Media kartu angka
Pembelajaran untuk mengenalkan angka pada anak usia Taman Kanak-Kanak sebaiknya dilakukan dengan tahapan yang tepat yaitu tahap pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan berpikir anak. Tahap mengenal angka 1-10 dimulai dari mengenalkan konsep bilangan terlebih dahulu baru dilanjutkan dengan mengenalkan angka. Mengenalkan angka juga dilakukan melalui proses pengamatan yang melibatkan sensorimotor anak, ingatan yang berupa hafalan, dan yang terakhir tahap pemecahan masalah. Anak mengenal angka 1-10 sebatas hafalan, sehingga anak masih terbalik-balik dalam menyebutkan angka. Proses membilang anak juga belum tepat yaitu ketidaksesuaian antara pengucapan dengan jumlah benda yang dihitung. Anak juga masih kesulitan dalam membedakan angka.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana peningkatan kemampuan mengenal angka 1-10 dengan menggunakan media kartu angka pada Kelompok A TK Al-Ikhlas Desa Waleran Kecamatan Grabagan Kabupaten Tuban Tahun Pelajaran 2017/2018? Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan II sikus.
Tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan kemampuan mengenalkan angka pada anak melalui media kartu angka. Objek penelitian adalah Kelompok A TK Al-Ikhlas Desa Waleran Kecamatan Grabagan Kabupaten Tuban sebanyak 13 anak. Instrumen pengumpulan data observasi dan dokumentasi. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap siklusnya terdapat tahapan-tahapan yang diterapkan dalam pembelajaran, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Analisis skor ketuntasan individu yaitu 65% dan untuk skor ketuntasan kelas adalah 85%.
Pada tindakan pra siklus, sebelum menggunakan media kartu angka menghasilkan nilai rata-rata ketuntasan kelas 46%, dengan kata lain, hasil ini menunjukkan bahwa kemampuan peserta didik belum berkembang. Pada tahap Siklus I, diperoleh hasil nilai rata-rata ketuntasan kelas 69%, hasil ini mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahap pra siklus. Pada siklus II ini menghasilkan nilai rata-rata ketuntasan kelas mencapai 92%. Dibandingkan dengan dua siklus sebelumnya, hasil pada siklus II menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan. Dengan kata lain, kemampuan mengenal angka 1-10 dengan media kartu angka pada peserta didik Kelompok A TK Al-Ikhlas Desa Waleran Kecamatan Grabagan Kabupaten Tuban sudah berkembang sangat baik.
No other version available