Senayan

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Bookmark Share

Text

PERBANDINGAN BERPIKIR KRITIS SISWA ANTARA YANG MENGGUNAKAN MODEL INQUIRY BASED LEARNING DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF REFLEKTIF DAN IMPULSIF

SITI JAZILATUL FITRIYYAH - Personal Name;

ABSTRAK
Farida, Nur. 2018 : Perbedaan Berpikir Kritis Siswa Antara yang Menggunakan Model Inquiry Based Learning dengan Model Problem Based Learning Ditinjau dari Gaya Kognitif Reflektif dan Impulsif
Pembimbing : Dr. Imas Cintamulya, M.Si.
Kata Kunci : Berpikir kritis, Gaya Kognitif, Model Inquiry Based
Learning, Model Problem Based Learning


Salah satu kecakapan berpikir tingkat tinggi yang merupakan kompetensi pada kurikulum 2013 adalah keterampilan berpikir kritis. Selain berpikir kritis, aspek lain yang tidak kalah penting adalah gaya kognitif. Namun, kenyataan di lapangan guru belum memberdayakan keterampilan berpikir kritis siswa dalam proses pembelajaran. Selain itu, gaya kognitif juga belum diperhatikan oleh guru.
Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan berpikir kritis siswa antara yang menggunakan model Inquiry Based Learning dengan model Problem based learning ditinjau dari gaya kognitif reflektif dan impulsif pada pelajaran IPA pokok bahasan Pemanasan Global. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi eksperimen dengan desain The Static Group Compration yaitu pada kelas eksperimen I menggunakan model Inquiry Based Learning dan kelas eksperimen II menggunakan model Problem Based Learning. Sampel penelitian adalah 64 siswa kelas VII B dan VII C SMP Negeri 7 Tuban yang terdiri dari 22 siswa reflektif dan 19 siswa impulsif. Untuk mendapatkan data gaya kognitif reflektif dan impulsif digunakan Matching Familiar Figure Test (MFFT). Data berpikir kritis siswa pada kedua kelas eksperimen secara keseluruhan dianalisis menggunakan uji Independent Samples Test atau Uji-t. Sedangkan data berpikir kritis siswa reflektif dan impulsif dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan berpikir kritis siswa antara yang menggunakan model Inquiry Based Learning dengan model Problem Based Learning. Keduanya sama-sama dapat memberdayakan berpikir kritis siswa. Namun, jika diteliti lebih jauh berdasarkan gaya kognitif, terdapat berbedaan diantara kedua kelas eksperimen. Model Inquiry Based Learning yang lebih baik, karena berpikir kritis siswa reflektif maupun siswa impulsif adalah sama.


Availability
#
My Library 00019-2018-BIO
00019-2018-BIO
Available
Detail Information
Series Title
-
Call Number
00019-2018-BIO
Publisher
Tuban : Unirow., 2018
Collation
-
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Classification
NONE
Content Type
-
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
-
Subject(s)
-
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility
-
Other version/related

No other version available

File Attachment
No Data
Comments

You must be logged in to post a comment

Senayan
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?