TESIS PENDIDIKAN DASAR PASCA
PENERAPAN PEMBELAJARAN KONSTRUKTIVISME DENGAN STRATEGI PENEMUAN TERBIMBING PADA MATERI TRIGONOMETRI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR
ABSTRAKSI
Rozzaq, I.M.I. 2018
Pembimbing
Kata Kunci :
:
: Penerapan Pembelajaran Konstruktivisme dengan Strategi Penemuan Terbimbing Pada Materi Trigonometriuntuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa.
Puji Rahayu, M.Pd
Pembelajaran Konstruktivisme, penemuan Terbimbing, Hasil Belajar
Penelitian ini didasari oleh kurang aktifnya siswa dalam mengikuti pembelajaran dikelas sehingga mengakibatkan rendahnya hasil belajar matemaika siswa, hal ini dikarenakan proses belajar mengajar masih berpusat pada guru. Untuk mengatasi hal tersebut, dalam penelitian ini peneliti akan mencoba menerapkan model pembelajaran Konstruktivisme dengan strategi Penemuan Terbimbing. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan aktivitas siswa, aktivitas guru selama proses pembelajaran dan hasil belajar matematika siswa setelah menerapkan pembelajaran konstruktivisme dengan strategi penemuan terbimbing pada pokok bahasan trigonometri kelas X SMK Negeri 2 Tuban tahun pelajaran 2017/2018.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subyek penelitian ini adalah kelas X SMK Negeri 2 Tuban tahun pelajaran 2017/2018 semester genap yang berjumlah 36 siswa perempuan dalam kelas ini siswa memiliki kemampuan berpikir yang heterogen, keberagaman latar belakang, ekonomi, ras maupun budaya. Teknik pengambilan data yaitu dari siswa dan guru yang berupa observasi dan tes hasil belajar. Instrumen penelitian yang digunakan adalah hasil pengamatan aktivitas siswa, hasil pengamatan aktivitas guru, lembar kerja siswa dan hasil belajar siswa.
Hasil penelitian ini menunjukkan persentase rata-rata aktivitas siswa pada setiap indikatornya meningkat disetiap siklusnya pada siklus I 52,13%, siklus II 62,22% dan siklus III meningkat menjadi 82,06%. Jumlah rata-rata presentase aktivitas guru juga mengalami peningkatan yaitu pada siklus I mencapai 61%, pada siklus II meningkat menjadi 82%, dan pada siklus III juga meningkat menjadi 90%. Hasil belajar matematika siswa juga mengalami peningkatan dari setiap siklusnya dengan presentase ketuntasan belajar klsikal siswa pada siklus I sebesar 52,78% pada siklus II meningkat menjadi 75%, dan pada siklus III juga meningkat menjadi 88,89%.
No other version available