Realia
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL ANGKA 1-10 MENGGUNAKAN MEDIA STICK ANGKA PADA KELOMPOK B KB TANWIRUL QULUB DESA BABAKTULUNG KECAMATAN SARANG KABUPATEN REMBANG TAHUN PELAJARAN 2017/2018
ABSTRAK
Muniroh. 2018 : Meningkatkan Kemampuan Mengenal Angka 1-10 Menggunakan Media Stick Angka Pada Kelompok B KB Tanwirul Qulub Desa Babaktulung Kecamatan Sarang Kabupaten Rembang Tahun Pelajaran 2017/2018
Pembimbing : M. Imron Abadi, M.Pd
Kata kunci : Mengenal Angka, Media Stik Angka
Permasalahan kemampuan mengenal angka anak merupakan hal yang harus diselesaikan oleh peneliti sebagai guru di Kelompok B KB Tanwirul Qulub Desa Babaktulung Kecamatan Sarang Kabupaten Rembang. Kurangnya media dan sumber belajar yang digunakan untuk menunjang pembelajaran mengenal angka dan mengenal bilangan di Kelompok B KB Tanwirul Qulub Desa Babaktulung Kecamatan Sarang Kabupaten Rembang disebabkan oleh minimnya sarana dan prasana pembelajaran yang dimiliki oleh Kelompok B KB Tanwirul Qulub Desa Babaktulung Kecamatan Sarang Kabupaten Rembang, sehingga kepala sekolah beserta guru merasa kesulitan dalam menyediakan sumber belajar yang menunjung dalam pembelajaran. Permasalahan yang lain juga terjadi karena metode yang digunakan oleh guru masih menggunakan metode praktek-praktek paper pencil test.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1)Apakah Melaui media
Stik Angka dapat meningkatkan kemampuan mengenal angka pada anak Kelompok B KB Tanwirul Qulub Desa Babaktulung Kecamatan Sarang Kabupaten Rembang tahun pelajaran 2017/2018? Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan II sikus. Objek penelitian adalah Kelompok B KB Tanwirul Qulub Desa Babaktulung Kecamatan Sarang Kabupaten Rembang, sebanyak 20 anak. Instrumen pengumpulan data observasi dan dokumentasi. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap siklusnya terdapat tahapan-tahapan yang diterapkan dalam pembelajaran, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Analisis skor ketuntasan individu yaitu 65% dan untuk skor ketuntasan kelas adalah 85%.
Dari hasil pengamatan tiap-tiap siklus di atas, mulai dari pra siklus, siklus I dan siklus II, dari 20 anak yang terdiri dari 10 anak laki-laki dan 10 anak perempuan, dapat diketahui bahwa jumlah anak yang mendapatkan nilai 3 dan 4 pada pra siklus didapatkan nilai rata-rata ketuntasan hasil belajar sebesar 40%, sedangkan pada siklus I mencapai nilai rata-rata ketuntasan hasil belajar sebesar 70%, dan pada siklus II mencapai nilai rata-rata ketuntasan sebesar 90%. Dalam penelitian ini peningkatan selalu terjadi mulai dari prasiklus, siklus 1, dan siklus 2 dengan presentase peningkatan kemampuan berhitung permulaan anak yang muali berkembang pada prasiklus yang hanya 40%, kemudian meningkat pada siklus 1 sebesar 70% dan pada siklus 2 meningkat menjadi 90%.
No other version available