Realia
UPAYA MENANAMKAN SIKAP SOPAN SANTUN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN ANJANGSANA PADA ANAK USIA DINI 4-5 TAHUN RA YKU 08 DESA SUMBERMULYO KECAMATAN SARANG KABUPATEN REMBANG TAHUN PELAJARAN 2017 / 2018
Abstraks
Pendidikan sangat membantu terbentuknya sikap pribadi yang baik, terutama pendidikan moral, maka dalam penerapan sikap sopan santun sangatlah mudah. Kondisi pendidikan banyak mempengaruhi perkembangan peserta didik secara mental maupun spiritual. Pendekatan sopan santun lebih di dasarkan pada saling respek terhadap perasaan dan hak masing-masing pihak, baik anak maupun orang tua. Dengan pengertian ini anak dapat berkembang menjadi sosok yang aktif dan kreatif denagn tetap berjalan pada relnya. Anak sebagai peserta didik akan memperoleh pengalamam dan ilmuan tentang sopan santun yang dapat diterapkan pada kehidupan sehari-hari. Akan tetapi, yang terjadi pada umumnya di RA setiap anak masih sering menampakkan perilaku yang kurang sopan santun. Yayasan kemaslahatan umat (YKU 08) desa Sumbermulyo kec.Sarang mengalami permasalahan yang cukup serius. Kegiatan belajar untuk menanamkan sikap sopan santun harus di dukung oleh model pembelajaran yang menarik perhatian peserta didik, sebisa mungkin model yang diterapkan langsung memberikan contoh kongrit kepada peserta didik. Penulis sebagai pendidik memilih model anjangsana untuk menanamkan sikap sopan santun bagi peserta didik kelompok A di RA YKU 08 desa Sumbermulyo Kecamatan Sarang. Tujuan penelitian tindakan kelas ingin mendeskripsikan apakah pengunaan model pembelajaran anjangsana dapat menanamkan sikap sopan santun bagi peserta didik. Penelitian dilaksanakan 2 siklus dengan 4 tahap, yaitu: planning, action, observation, dan reflection. Penelitian dilaksanakan terhadap kegiatan belajar kemampuan bercerita yang diikuti oleh 15 peserta didik kelompok A di RA YKU 08 desa Sumbermulyo Kec. Sarang tahun pelajaran 2017/2018. Setelah itu data dikumpulkan melalui observasi tindakan dan dianalisis dengan statistika deskriptif, ditemukan hasil yang menunjukan peningkatan. Hasil penelitian dibuktikan dengan kriteria ketuntasan kegiatan belajar yang dirai oleh anak didik. Data menunjukkan peserta didik yang asalnya 53% meningkat menjadi 86,7%, peningkatan tersebut cukup signifikan. Kesimpulan, model pembelajaran anjangsana dapat menanamkan sikap sopan santun bagi peserta didik kelompok A di RA YKU 08 desa Sumbermulyo Kec. Sarang Kab. Rembang tahun pelajaran 2017/2018. Karena itu diharapkan semua pihak selalu berupaya meningkatkan kinerjanya.
Kata Kunci: Sikap Sopan Santun, Model Pembelajaran Anjangsana
No other version available