Realia
PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK MELALUI MEDIA BIJI-BIJIAN PADA KELOMPOK BERMAIN MATHOLI?UL ULUM DESA NGLOJO KECAMATAN SARANG KABUPATEN REMBANG TAHUN PELAJARAN 2017/2018
ABSTRAK
Kholishoh, Siti. 2018 : Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Anak Menggunakan Media Biji-Bijian Pada Kelompok Bermain Matholi?ul Ulum Desa Nglojo Kecamatan Sarang Kabupaten Rembang Tahun Pelajaran 2017/2018
Pembimbing :M. Imron Abadi, M.Pd
Kata kunci : Kemampuan motorik halus, Media biji-bijian
Mengembangkan kemampuan motorik sangat diperlukan agar anak dapat tumbuh secara optimal. Media bijian dapat digunakkan untuk peningkatan motorik halus anak, karena anak akan lebih mudah mengenal karena media yang digunakkan bersifat kongkret sehingga bisa dilihat, disentuh oleh anak, penggunaan media bijian digunakkan bijian yang berukuran kecil, selain untuk melatih ketrampilan motorik anak, juga dapat melatih kesabaran anak. Kemamapuan motorik halus anak Kelompok Bermain Matholi?ul Ulum Desa Nglojo Kecamatan Sarang Kabupaten Rembang Tahun Pelajaran 2017/2018 tergolong masih kurang, khususnya kelas kecil, hal ini di tunjukkan dalam kegiatan yang berkaitan dengan kemampuan motorik halus. Hal ini mendorong peneliti mengadakan penelitian untuk peningkatan kemampuan motorik halus anak dengan menggunakan media bijian.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana kemampuan motorik halus anak Kelompok Bermain Matholi?ul Ulum Desa Nglojo Kecamatan Sarang Kabupaten Rembang Tahun Pelajaran 2017/2018? 2) Bagaimana kemampuan motorik halus anak menggunakan media biji-bijian pada anak Kelompok Bermain Matholi?ul Ulum Desa Nglojo Kecamatan Sarang Kabupaten Rembang Tahun Pelajaran 2017/2018? 3) Adakah peningkatan kemampuan motorik halus anak menggunakan media biji-bijian pada anak Kelompok Bermain Matholi?ul Ulum Desa Nglojo Kecamatan Sarang Kabupaten Rembang Tahun Pelajaran 2017/2018? Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan II sikus. Objek penelitian adalah Kelompok Bermain Matholi?ul Ulum Desa Nglojo Kecamatan Sarang Kabupaten Rembang, sebanyak 12 anak. Instrumen pengumpulan data observasi dan dokumentasi. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap siklusnya terdapat tahapan-tahapan yang diterapkan dalam pembelajaran, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Analisis skor ketuntasan individu yaitu 65% dan untuk skor ketuntasan kelas adalah 85%.
Dengan menggunakan media biji-bijian dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak. Hal ini dapat ditunjukkan dari meningkatnya hasil pembelajaran dari siswa melalui prosentase data pra survey yaitu sebesar 41%, yaitu sebanyak 7 siswa yang tuntas dari jumlah keseluruhan 17. Pada siklus I persentase tingkat ketuntasan kelas pada siklus I ini adalah sebesar 71%, yaitu sebanyak 12 siswa dari jumlah keseluruhan 17. Pada siklus II ini adalah sebesar 94%, yaitu sebanyak 16 siswa dari jumlah keseluruhan 17. Sedangkan untuk siswa yang tidak tuntas sebanyak 1 siswa dan jika dipersentase adalah sebesar 6%.
No other version available