Realia
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF BENTUK GEOMETRI MELALUI METODE TANYA JAWAB DENGAN MEDIA ALAM SEKITAR PADA KELOMPOK B TK MUSLIMAT NU
ABSTRAK
Noviatus Syafitri. 2018 : Upaya Meningkatkan Kemampuan Kognitif Bentuk
Geometri Melalui Metode Tanya Jawab Dengan
Media Alam Sekitar Pada Kelompok B Tk Muslimat
Nu Desa Latsari Kecamatan Bancar Kabupaten
Tuban Tahun Pelajaran 2017/2018.
Pembimbing : Dr. Warli, M.Pd
Kata Kunci : Kognitif, Geometri, Metode Tanya Jawab, Media Alam Sekitar
Usia Taman Kanak-kanak adalah usia yang efektif untuk mengembangkan potensi yang dimiliki anak. Taman Kanak-kanak merupakan tempat belajar dan bermain bagi anak usia dini. Taman Kanak-kanak juga lembaga pendidikan formal sebelum memasuki Sekolah Dasar. Salah satu yang dikembangkan adalah kemampuan kognitif bentuk geometri. Kemampuan belajar bentuk geometri yang rendah menjadi masalah yang dihadapi guru di Kelompok B TK Muslimat NU. Berdasarkan kondisi tersebut rumusan masalah yang dipaparkan dalam penulisan ini yaitu: Bagaimanakah peningkatan kemampuan kognitif bentuk geometri setelah menerapkan metode tanya jawab dengan menggunakan media alam sekitar di kelompok B TK Muslimat NU Desa Latsari Kecamatan Bancar Kabupaten Tuban Tahun Pelajaran 2017/2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan kognitif bentuk geometri setelah menggunakan metode pembelajaran x tanya jawab dengan menggunakan media alam sekitar di Tk Muslimat NU Latsari kecamatan Bancar kabupaten Tuban Tahun pelajarn 20 17/2018. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan Subjek penelitian anak didik Kelompok B TK Muslimat Nu Latsari Kecamatan Bancar pada Tahun Pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 16 anak. Teknik pengumpulan data berupa metode observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan analisis kuantitatif berupa deskriptif nilai atau angka. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penerapan metode pembelajaran tanya jawab dengan media alam sekitar dapat meningkatkan kemampuan kognitif bentuk geometri. Pada saat dilakukan observasi pratindakan, persentase perkembangan kognitif sebesar 43%, kemudian mengalami peningkatan pada Siklus I sebesar 62% dan pada pelaksanaan siklus II mengalami peningkatan yang sangat baik yaitu 81%.
No other version available