Realia
PENINGKATAN KEMAMPUAN BAHASA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL PADA ANAK KELOMPOK BERMAIN PRIMAYIGA DESA KAPAS KABUPATEN BOJONEGORO TAHUN PELAJARAN 2017/2018
ABSTRAK
Yettiningsih, 2018 : Peningkatan Kemampuan Berbahasa dengan Menggunakan Media Audio Visual pada Kelompok Bermain Primayiga Desa Kapas Kabupaten Bojonegoro Tahun Pelajaran 2017/2018.
Pembimbing : Drs. Budi Susatyo, M.Pd
Kata Kunci : Kemampuan Berbahasa, Media Audio Visual
Kemampuan berbahasa anak di Kelompok Bermain Primayoga Desa Kapas Kabupaten Bojonegoro masih kurang, terutama dalam kemampuan berbicara. Di Kelompok bermain tersebut sebagian besar muridnya sering menggunakan bahasa daerah pada saat kegiatan di sekolah berlangsung. Usaha guru untuk membiasakan anak-anak untuk menggunakan bahasa nampaknya belum berhasil karena terbukti pada saat berkomunikasi dengan guru atau teman sebayanya anak masih menggunakan bahasa daerah (Bahasa Jawa). Untuk mengembangkan kemampuan berbahasa anak di Kelompok Bermain Primayoga Desa Kapas diperlukan strategi pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana kemampuan berbicara pada Kelompok Bermain Primayiga Desa Kapas Kabupaten Bojonegoro Tahun Pelajaran 2017/2018? 2) Apakah melalui media audio visual dapat meningkatkan kemampuan berbicara pada anak di Kelompok Bermain Primayiga Desa Kapas Kabupaten Bojonegoro Tahun Pelajaran 2017/2018? Subjek penelitian ini adalah anak di Kelompok Bermain Primayiga Desa Kapas Kabupaten Bojonegoro dengan jumlah 19 siswa yang terdiri dari 12 anak perempuan dan 7 anak laki-laki.
Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan II sikus. Subyek penelitian adalah Kelompok Bermain Bermain Primayiga Desa Kapas Kabupaten Bojonegoro, sebanyak 13 siswa. Instrumen pengumpulan data observasi dan dokumentasi. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap siklusnya terdapat tahapan-tahapan yang diterapkan dalam pembelajaran, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Nilai untuk mencapai ketuntasan individual adalah 65%, sedangkan untuk ketuntasan klasikal adalah sebesar 85%.
Kemampuan berbahasa pada Kelompok Bermain Primayoga Desa Kapas Kabupaten Bojonegoro Tahun Pelajaran 2017/2018. Diketahui nilai persentase anak pada pra siklus, siswa yang tuntas belajar hanya 20% dari jumlah total keseluruhan anak yaitu 20 anak. Untuk tindakan pada siklus I, anak yang tuntas dalam belajar adalah sebanyak 50% dari jumlah keseluruhan 20 anak. Sedangkan pada siklus II terdapat 2 anak yang belum tuntas belajar, jika dipersembahkan adalah sebesar 10%, sehingga yang tuntas pada siklus II adalah 18 anak dengan persentase 90%. Meskipun ada anak yang belum tuntas, namun tindakan ini tidak perlu dilanjutkan kembali karena sudah melebihi ketuntasan kelas yaitu 85%.
No other version available