Text
PENGEMBANGAN MODUL IPA BERBASIS SETS ( SCIENCE, ENVIRONMENT, TECHNOLOGY, AND SOCIETY ) PADA MATERI INTERAKSI MAHLUK HIDUP DENGAN LINGKUNGAN
ABSTRAK
Ediyanto, Lilik. 2018 : PENGEMBANGAN MODUL IPA BERBASIS SETS (SCIENCE, ENVIRONMENT, TECHNOLOGY AND SOCIETY) PADA MATERI INTERAKSI MAHLUK HIDUP DENGAN LIGKUNGAN.
Pembimbing : Dr. Dede Nuraida, M.Si.
Kata kunci : Modul, SETS (Science, Environment, Technology and Society ), ADDIE.
Pengembangan kemampuan siswa dalam bidang sains merupakan salah satu kunci keberhasilan peningkatan kemampuan siswa dalam meyesuaikan diri dan memasuki dunia teknologi, akan tetapi dengan perkembangan sains dan teknologi masyarakat mulai jarang peduli dengan lingkungan, sehingga kondisi lingkungan saat ini sangat memprihatinkan. Oleh karena itu dengan pengembangan modul SETS diharapkan mampu menanamkan kepedulian lingkungan sejak dini kepada peserta didik.
Melalui pendekatan SETS pemahaman dan pengembangan konsep sains selalu dihubungkan dengan teknologi, lingkungan, dan masyarakat. Sehingga perlu adanya pengembangan modul berbasis SETS pada materi interaksi makhluk hidup dengan lingkungan. Rumusan masalah dari penelitian ini yaitu bagaimana validasi modul IPA berbasis SETS pada maeteri interaksi makhluk hidup dengan lingkungan yang dikembangkan? Dan bagaimana respon peserta didik terhadap modul tersebut?, pengembangan ini bertujuan untuk mengetahui kevalidan modul berbasis SETS serta mengetahui respon siswa terhadap modul tersebut.
Model penelitian yang digunakan adalah model pengembangan ADDIE yaitu Analyze (Analisis), Design (Desain), Develop (Pengembangan), Implement (Uji Coba), dan Evaluate (Evaluasi), akan tetapi penelitian ini sampai pada tahap Implement (Uji Coba). Penelitian ini menggunakan instrumen penelitian berupa lembar validasi penilaian modul oleh ahli validasi dan angket respon siswa terhadap modul. Buti-butir penilaian yang ada di dalam lembar validasi modul mengacu pada (BSNP, 2014). Pada tahap pengembangan dihasilkan produk berupa modul berbasis SETS yang divalidasi oleh 4 orang ahli, serta angket respon siswa terhadap modul. Tahap uji coba modul dilakukan terhadap 10 siswa kelas VII E di SMP Negeri 1 Jenu. Berdasarkan penilaian dari ahli media, ahli bahasa, ahli mater dan guru mata pelajaran IPA diperoleh rata-rata 3,62 dengan klasifikasi valid digunakan sebagi media pembelajaran karena melebihi batas ambang > 3,4 ? 4,2 (Arikunto, 2006), dan mendapat respon siswa diperoleh rata-rata 3,61 sehingga dapat digunakan sebagai media pembelajaran untuk siswa.
No other version available