Skripsi Ilmu Perikanan
PENINGKATAN KETRAMPILAN MENULIS TEKS PERSUASIF DENGAN MEDIA AUDIOVISUAL MELALUI METODE SAVI PADA SISWA KELAS Vlll MTs MANBA?UL HUDA TAHUN PELAJARAN 2017/2018
ABSTRAK
Muntafi?ah, Trisnis. 2018 : Peningkatan Keterampilan menulis Teks persuasif dengan media Audiovisual melalui metode SAVI pada Siswa kelas Vlll MTs Manba?ul Huda Tahun Pelajaran 2017/2018.
Pembimbing : Drs.I Wayan Letreng, M.Pd
Kata Kunci : Menulis Teks persuasif, Media Audiovisual, Metode SAVI Somatic Auditori Visual Intelektual.
Menulis dapat didefinisikan sebagai suatu kegiatan penyampaian pesan (komunikasi) dengan menggunakan bahasa tulis sebagai alat atau medianya. Pesan adalah isi atau muatan yang terkandung dalan suatu tulisan. Kata Persuasif berarti mengajak, membujuk, atau menyuruh. Jadi Teks persuasif merupakan sebuah Teks yang bertujuan untuk mengajak, menyuruh, atau membujuk pembacanya melakukan sesuatu sesuai dengan apa yang disampaikan oleh penulis. Dalam meningkatkan menulis naskah drama kali ini menggunakan media Audiovisual melalui Metode SAVI Somatis (Belajar dengan bergerak dan berbuat), Auditori (belajar dengan mendengar dan berbicara), Visual (mengamati dan menggambarkan), dan intelektual (belajar memecahkan masalah).
Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui keterampilan menulis Teks persuasif siswa kelas VIII MTs Manba?ul Huda Tahun Pelajaran 2017 / 2018. (2)Untuk meningkatkan keterampilan menulis Teks persuasif dengan media Audiovisual melalui metode SAVI pada siswa kelas VIII MTs Manba?ul Huda Tahun Pelajaran 2017 / 2018. (3) Untuk mengetahui apakah dengan media Audiovisual melalui metode SAVI keterampilan menulis Teks persuasif pada siswa kelas VIII MTs Manba?ul Huda Tahun Pelajaran 2017 / 2018 mengalami peningkatan.
Dengan media Audiovisual melalui metode SAVI dapat meningkatkan keterampilan menulis Teks persuasif siswa kelas VIII MTs Manba?ul Huda Tahun Pelajaran 2017/ 2018 dibuktikan dengan hasil presentase analisis data pra siklus yaitu 68,4%, kemudian siklus I dengan presentase hasil 78,4% maka pada siklus I ke siklus II mengalami peningkatan 10%. Sedangkan dari siklus I 78,4% ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 84%, dengan demikian penelitian ini dapat dinyatakan mengalami peningkatan atau kategori baik.
No other version available