Laporan Penelitian Dosen
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA MELALUI MODEL ROLE PLAYING PADA SISWA KELAS 5 SEMESTER 2 SDN LABUHAN KECAMATAN BRONDONG KABUPATEN LAMONGAN TAHUN AJARAN 2017/2018
ABSTRAKSI
Wahyuni, Diah Ayu Putri.2018 : Peningkatan Keterampilan Berbicara Melalui Model Role Playing Pada Siswa Kelas 5 Semester 2 SDN Labuhan Kecamatan Brondong Kabupaten Lamongan Tahun Ajaran 2017/2018
Pembimbing : Ina Agustin, M.Pd
Kata Kunci : Keterampilan Berbicara, Model Role Playing
Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya efektifitasnya proses pembelajaran bahasa Indonesia kelas 5 SDN Labuhan Kecamatan Brondong Kabupaten Lamongan, sehingga menyebabkan rendahnya keterampilan berbicara siswa. Rendahnya keterampilan berbicara siswa ini disebabkan oleh proses pembelajaran yang pasif karena guru kurang inovatif dalam menerapkan model pembelajaran yang bermacam-macam, guru hanya menerapkan model pembelajaran klasikal dengan metode ceramah, tanya jawab dan penugasan. Salah satu solusi untuk mengatasi rendahnya keterampilan berbicara tersebut adalah diterapkannya model role playing. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan aktivitas siswa dan mendeskripsikan keterampilan berbicara siswa setelah diterapkannya model role playing pada materi pemeranan tokoh drama.
Peneitian ini dilaksanakan pada siswa kelas 5 semester II SDN Labuhan Kecamatan Brondong Kabupaten Lamongan, dengan jumlah siswa sebanyak 17. Penelitian ini menggunakan jenis PTK sebanyak 2 siklus. Tiap siklus dilaksanakan dengan materi yang berbeda. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu keberhasilan aktivitas siswa, dan ketuntasan klasikal keterampilan berbicara.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pada aspek aktivitas siswa pada siklus I dan II mengalami peningkatan. Aktivitas siswa yang semula mencapai 75% pada siklus I, kemudian meningkat menjadi 86% pada siklus II. Aspek keterampilan berbicara juga menunjukkan adanya peningkatan dari pra siklus, siklus I dan siklus II. Keterampilan berbicara siswa yang semula 18% pada pra siklus, kemudian meningkat menjadi 53% pada siklus I, kemudian meningkat lagi menjadi 82% pada siklus II. Berdasarkan data tersebut terlihat bahwa melalui model role playing dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa.
No copy data
No other version available