Skripsi Ilmu Perikanan
PRINSIP KERJA SAMA DALAM KEGIATAN TRANSAKSI JUAL BELI PADA PARA PEDAGANG PASAR TRADISIONAL DI KECAMATAN SEDAN KABUPATEN REMBANG
ABSTRAK
Nikmah, Siti Doimatun. 2018 : Prinsip Kerja Sama dalam Kegiatan Transaksi Jual Beli pada Para Pedagang Pasar Tradisional di Kecamatan Sedan Kabupaten Rembang Tahun 2018.
Pembimbing : Drs. I Wayan Letreng, M.Pd
Kata Kunci : Prinsip Kerja Sama, Transaksi Jual Beli, Pedagang Pasar Tradisional.
Prinsip kerja sama merupakan salah satu prinsip percakapan dalam ilmu pragmatik. Prinsip ini menekankan adanya upaya kerja sama yang terjalin antara penutur dan mitra tutur dalam sebuah percakapan. kerja sama yang dimaksud berhubungan dengan tuturan yang diujarkan. Penutur selalu berusaha agar tuturannya relevan dengan konteks, jelas dan mudah dipahami, padat dan ringkas, dan selalu pada persoalan. Banyaknya masyarakat yang datang dan melakukan transaksi jual beli di sebuah pasar tradisional, menyebabkan terjadinya komunikasi antara pedagang dengan pembeli. Pasar tradisional adalah pasar yang pelaksanaannya bersifat tradisional tempat bertemunya pedagang dan pembeli, terjadinya kesepakatan harga dan terjadinya transaksi setelah melalui proses tawar-menawar harga. Dalam transaksi tawar-menawar inilah biasanya banyak terjadi berbagai penyampaian bahasa yang mungkin dapat berupa penggunaan ataupun pelanggaran terhadap prinsip kerja sama. Berdasarkan masalah yang diteliti ada empat rumusan masalah dalam penulisan skripsi ini, yaitu: (1) Bentuk penggunaan maksim kuantitas dalam kegiatan transaksi jual beli pada para pedagang pasar tradisional di kecamatan sedan kabupaten rembang, (2) Bentuk penggunaan maksim kualitas dalam kegiatan transaksi jual beli pada para pedagang pasar tradisional di kecamatan sedan kabupaten rembang, (3) Bentuk penggunaan maksim relevansi dalam kegiatan transaksi jual beli pada para pedagang pasar tradisional di kecamatan sedan kabupaten rembang, dan (4) Bentuk penggunaan maksim pelaksanaan dalam kegiatan transaksi jual beli pada para pedagang pasar tradisional di kecamatan sedan kabupaten rembang. Sesuai dengan rumusan masalah maka, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan maksim-maksim dalam Prinsip Kerja Sama dalam Kegiatan Transaksi Jual Beli pada Para Pedagang Pasar Tradisional di Kecamatan Sedan Kabupaten Rembang.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek peristiwa tutur dalam kegiatan transaksi jual beli para pedagang pasar tradisional. jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer dalam penelitian ini adalah dialog yang terjadi antara penjual dan pembeli pada proses transaksi jual beli yang terjadi di pasar tradisional Sedan. Sedangkan, data sekunder dalam penelitian ini yaitu diambil dari buku-buku yang berkaitan dengan aspek-aspek pendukung dalam penerapan maksim-maksim yang ada dalam prinsip kerja sama teorinya Grice. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik simak bebas libat cakap, teknik rekam, teknik catat, teknik kepustakaan, dan teknik korpus data. Sedangkan teknik analisis data dilakukan dengan cara mengumpulkan data, menganalisis data sampai dengan menarik kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat penggunaan Prinsip Kerja Sama dalam Kegiatan Transaksi Jual Beli pada Para Pedagang Pasar Tradisional di Kecamatan Sedan Kabupaten Rembang, yang terdiri dari: 1) terdapat penggunaan maksim kuantitas, 2) terdapat penggunaan maksim kualitas, 3) terdapat penggunaan maksim relevansi, dan 4) terdapat penggunaan maksim pelaksanaan. Maksim yang banyak digunakan dalam kegiatan transaksi jual beli di pasar tradisional Sidorejo Sedan dan Gandri Sedan adalah maksim kuantitas. Penggunaan maksim kuantitas dinilai sangat efektif untuk berkomunikasi dengan pembeli, karena tidak memerlukan banyak percakapan. Penggunaan maksim kualitas lumrah terjadi, ketika dalam komunikasi membutuhkan penguatan dan bertujuan untuk meyakinkan. Penggunaan maksim relevansi lumrah terjadi ketika dalam komunikasi penutur dan mitra tutur membicarakan topik pembicaraan yang sama. Penggunaan maksim pelaksanaan lumrah terjadi ketika dalam komunikasi membutuhkan jawaban yang lugas, jelas dan mudah dipahami.
Hasil dari penelitian ini, diharapkan dapat memberikan sumbangan terhadap teori penggunaan prinsip kerja sama Grice dalam bidang pragmatik, selain itu juga dapat dijadikan referensi bagi peneliti lainnya yang akan melakukan penelitian lanjutan yang sejenis.
No other version available