Penelitian Dosen
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN EXPLICIT INSTRUCTION UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PRAKARYA DAN KEWIRAUSAHAAN SISWA KELAS XI SMK TARUNA JAYA PRAWIRA TUBAN TAHUN PELAJARAN 2017/2018
ABSTRAK
Andyani, Puput. 2018 : Penerapan Strategi Pembelajaran Explicit Instruction untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Prakarya dan Kewirausahaan Siswa Kelas XI SMK Taruna Jaya Prawira Tuban Tahun Ajaran 2017/2018.
Dosen Pembimbing : Dr. Widiyarti, M.Pd
Kata Kunci : Strategi Pembelajaran Explicit Instruction, Aktivitas dan Hasil Belajar.
Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya mutu pendidikan , aktivitas belajar yang kurang dan model pembelajaran kurang bervariasi, sehingga berpengaruh pada hasil belajar siswa yang kurang optimal. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan aktivitas siswa dalam mengikuti pembelajaran prakarya dan kewirausahaan dengan strategi pembelajaran explicit instruction, dan mendeskripsikan hasil belajar siswa setelah diterapkannya strategi pembelajaran explicit instruction pada mata pelajaran prakarya dan kewirausahaan di SMK Taruna Jaya Prawira Tuban. Strategi pembelajaran explicit instruction praktek pelaksanaannya adalah pembelajaran berstruktur dan dapat diajarkan dengan pola kegiatan yang bertahap, selangkah demi selangkah dan belajar individu melatih siswa untuk mandiri.
Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Penelitian ini berlangsung selama 2 siklus. Subyek penelitian adalah siswa kelas XI TPM 7 SMK Taruna Jaya Prawira Tuban tahun ajaran 2017/2018 yang berjumlah 41 siswa. Teknik pengambilan data melalui lembar observasi aktivitas guru, aktivitas siswa, post test dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan cara mengolah skor hasil pengamatan aktivitas guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar siswa dalam bentuk prosentase.
Hasil penelitian ini diperoleh data bahwa aktivitas guru mengalami peningkatan yaitu pada siklus I sebesar 73,86% dan siklus II sebesar 82,95%. Aktivitas siswa pada siklus I sebesar 71% dan meningkat menjadi 76% pada siklus 2, dan hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan yaitu pada siklus I sebesar 70,12%, siklus II sebesar 77%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi pembelajaran explicit instruction dapat diterapkan sebagai salah satu strategi untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.
No other version available