Skripsi Ilmu Perikanan
ANALISIS KESANTUNAN BERBAHASA PADA REMAJA DIDESA DADAPAN KECAMATAN SEDAN KABUPATEN REMBANG (KAJIAN PRAGMATIK)
ABSTRAKSI
Susanti, Sri. 2018 : Analisis Kesantunan Berbahasa pada Remaja di Desa Dadapan Kecamatan Sedan Kabupaten Rembang.
Pembimbing : Dr. Moh. Mu?minin, M.Pd.
Kata Kunci : Prinsip Kesantunan Berbahasa, Remaja, Desa Dadapan.
Kini kesantunan berbahasa di kalangan remaja mulai luntur, Faktor penyebab yang paling besar ialah terbiasanya para remaja menggunakan bahasa tersebut untuk digunakan saat sedang berbicara dengan temannya. Penggunaan bahasa kotor dalam percakapan sehari-hari seperti sudah menjadi budaya di kalangan remaja. Mereka mungkin memiliki hubungan yang cukup erat sehingga bukan sebuah masalah bagi mereka? ketika menggunakan bahasa tersebut. Namun, apabila sedang berada di sekitar masyarakat, apalagi orangtua, ini menjadi sebuah hal yang mengganggu. Perbedaan tersebut sering menimbulkan konfik, konflik tersebut tidak terlepas dengan penerapan kesantunan dalam berkomunikasi. Berdasarkan masalah yang digunakan ada enam rumusan masalah dalam skripsi ini, yaitu (1) Bentuk penggunaan maksim kebijaksanaan dalam kesantunan berbahasa remaja di Desa Dadapan Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang. (2) Bentuk penggunaan maksim kemurahan dalam kesantunan berbahasa remaja di Desa Dadapan Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang (3) Bentuk penggunaan maksim kerendahan hati dalam kesantunan berbahasa remaja di Desa Dadapan Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang (4) Bentuk penggunaan maksim penerimaan dalam kesantunan berbahasa remaja di Desa Dadapan Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang (5) Bentuk penggunaan maksim kesimpatian dalam kesantunan berbahasa remaja di Desa Dadapan Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang (6) Bentuk penggunaan maksim kecocokan dalam kesantunan berbahasa remaja di Desa Dadapan Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang. Sesuai dengan rumusan masalah maka, penelitian ini bertujuan untu mendeskripsikan prinsip kesopanan dalam Kesantunan Berbahasa pada remaja di Desa Dadapan Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang.
Penelitian ini merupakan merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek peristiwa tutur Kesantunan Berbahasa pada remaja di Desa Dadapan Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang. Focus penelitian ini berkaitan dengan prinsip kesopanan dalam Kesantunan Berbahasa pada remaja di Desa Dadapan Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode simak libat cakap, teknik rekam, dan teknik catat. Instrumen pertama dalam penelitian ini adalah human instrument yaitu manusia sebagai instrument, dalam ini peneliti sndiri. Peneliti merupakan perencana, pelaksana pengumpulan data, penganalisis data, menarik kesimpulan dan menjadi pelapor hasil penelitiannya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat penggunaan prinsip kesantunan dalam Kesantunan Berbahasa pada Remaja di Desa Dadapan Kecamatan Sedan Kabupatn Rembang. Yang terdiri dari: 1) terdapat penggunaan maksim kebijaksanaan, 2) terdapat penggunan maksim penerimaan, 3) terdapat penggunaan maksim kemurahan,4) terdapat penggunaan maksim kecocokan, 5) terdapat penggunaan maksim kesimpatian, dan 6) terdapat penggunaan kerendahan hati. Maksim dalam prinsip kesantunan berbahasa sangat efektif digunakan dalam komunikasi remaja. penggunaan maksim kebijaksanaan lumrah terjadi ketika dalam komunikasi keseharian remaja karena penutur ingin memaksimalkan keuntungan orag lain dan meminimalkan kerugian orang lain. Penggunaan maksim kemurahan lumrah terjadi dalam berkomunikasi karena penutur ingin memaksmalkan kehormatan orang lain. Penggunaan maksim kecocockan lumrah terjadi ketika berkomunikasi penutur ingin memaksimalkan keselarasan pemikiran dengan orang lain. Penggunaan maksim kesimpatian lumrah terjadi ketika dalam berkomunikasi penutur ingin menunjukkan rasa perdulinya dengan orang lain. Penggunaan kesantunan maksim penerimaan lumrah terjadi ketika berkomunikasi penutur ingin memaksimalkan kerugian diri sendiri dan meminimalkan keuntungan diri sendiri. Penggunaan maksim kerendahan hati lumrah terjadi ketika dalam berkomunikasi penutur ingin memaksimalkan ketidakhormatan kepada diri sendiri dan meminimalkan kehormatan untk diri sendiri.
Hasil dari penelitian ini, diharapkan dapat memberikan sumbangan terhadap teori penggunaan prinsip kesantunan Lech dalam bidang Pragmatik, selain itu juga dapat dijadikan referensi bagi peneliti lainnya yang akan melakukan penelitian lanjutan yang sejenis.
No other version available