TESIS PENDIDIKAN DASAR PASCA
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TALKING STICK DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA
ABSTRAK
Nisa, Siti U.K 2018 : Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Talking Stick dengan Pendekatan Saintifik Untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Matematika
Pembimbing : Puji Rahayu, M.Pd.
Kata Kunci : model pembelajaran kooperatif talking stick, pendekatan saintifik, aktivitas, hasil belajar
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kegiatan pembelajaran yang bersifat konvesional sehingga aktivitas siswa dan hasil belajar siswa masih rendah. Salah satu upaya yang dapat dilakukan peneliti untuk mengatasi masalah tersebut dengan menerapakan model pembelajaran kooperatif Talking Stick dengan pendekatan Saintifik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan 1) aktivitas belajar siswa, 2) aktivitas guru, 3) serta peningkatan hasil belajar siswa selama proses pembelajaran penerapan model Talking Stick dengan pendekatan Saintifik.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari 3 siklus setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, refleksi. Subjek penelitian adalah siswa VII SMP Negeri 2 Soko tahun pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 32 siswa, terdiri dari 20 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan. Instrument penelitian ini adalah lembar aktivitas siswa, lembar aktivitas guru, soal tes hasil belajar.
Hasil penelitian ini dapat disimpukan bahwa: (1) Aktivitas siswa selama siklus I, II, dan III selalu mengalami peningkatan. Jadi dapat disimpulkan bahwa rata-rata persentase aktivitas siswa siklus I, II, dan III adalah (Sangat baik). (2) Aktivitas guru selama siklus I, II, dan III selalu mengalami. Jadi dapat disimpulkan bahwa rata-rata persentase aktivitas guru siklus I, II, dan III adalah 87.5 (Sangat baik). (3) Hasil belajar matematika siswa selama siklus I, II, dan III selalu mengalami peningkatan yaitu nilai rata-rata dan presentase ketuntasan klasikal secara signifikan dari nilai sebelumnya. Pada pra siklus ketuntasan secara klasikal adalah 15,63 (belum tuntas), pra siklus ke siklus I mengalami peningkatan sebesar pada siklus I ketuntasan klasikal adalah (belum tuntas), siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar , pada siklus II ketuntasan klasikal adalah (tuntas), siklus II ke siklus III mengalami peningkatan sebesar , pada siklus III ketuntasan klasikal adalah ( tuntas).
No other version available