Skripsi Ilmu Perikanan
RELASI ANTARA MANUSIA DAN LINGKUNGAN HIDUP DALAM NOVEL ?KAU, AKU, DAN SEPUCUK ANGPAU MERAH? KARYA TERE LIYE DALAM KAJIAN: EKOLOGI SASTRA
ABSTRAKSI
Salamah. 2018 : Relasi Antara Manusia dan Lingkungan Hidup
Dalam Novel ?Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah?
Karya Tere Liye Kajian: Ekologi Sastra
Pembimbing : Dra. Wahyu Mulyani, M.Si, M.Pd.
Kata Kunci : Relasi, Manusia, Lingkungan Hidup, Ekologi Saatra,
Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah
Relasi manusia dengan lingkungan atau kearifan lokal merupakan tata nilai atau perilaku hidup masyarakat lokal dalam berinteraksi dengan lingkungan tempatnya hidup secara arif (Supriatna, tt:1) (dalam Sudikan, 2016:77). Keraf (2006) (dalam Sudikan, 2016:77) menyatakan bahwa kearifan lokal merupakan semua bentuk pengetahuan, keyakinan, pemahaman atau wawasan, serta adat kebiasaan atau etika yang menuntun perilaku manusia dalam kehidupan di dalam komunitas ekologis. Di pihak lain, Wahono (2005) (dalam Sudikan, 2016:77) menjelaskan kearifan lokal dalah kepandaian dan strategi-strategi pengelolaan alam semesta dalam menjaga keseimbangan ekologis yang sudah berabad-abad teruji oleh berbagai bencana dan kendala serta keteledoran manusia.
Adapun rumusan masalah yang akan penulis paparkan, yakni terdapat tiga rumusan masalah. Yang pertama bagaimana situasi lingkungan hidup yang dideskripsikan dalam novel Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah karya Tere Liye, bagaimana interaksi para tokoh dalam novel Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah karya Tere Liye, dan bagaimana relasi antara manusia dengan lingkungan hidup dalam novel Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah karya Tere Liye.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek Novel yang berjudul ? Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah? karya Tere Liye. Fokus penelitian berkaitan dengan kajian ekologi yang mendeskripsikan bentuk relasi anatara manusia dengan lingkungan hidup. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik studi kepustakaan, dan teknik membaca cermat atau simak catat. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan menggunakan kajian ekologi, untuk mendeskripsikan kutipan-kutipan dalam novel kemudian dianalisis untuk memahami relasi antara manusia dengan lingkungannya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa situasi lingkungan dalam novel Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah karya Tere Liye memaparkan situasi lingkungan yang berada di sungai Kapuas, di mana sekarang ini sungai Kapuas telah kehilangan keasriannya dikarenakan telah tercemar oleh limbah-limbah pabrik karet, bukan hanya limbahnya saja yang membuat penduduk disekitar jengah, tetapi bau yang ditimbulkan dari pabrik karet tersebut juga mangganggu kenyamanan penduduk sekitar. Selain situasi lingkungan peneliti juga menganalisis tentang interaksi antar tokoh, interaksi yang diperlihatkan antar tokoh dalam novel tersebut sangatlah beragam, di mana gotong royong dan saling tolong menolong masih sangat dilestarikan, yang mana pada zaman yang semakin modern ini orang-orang sudah banyak yang mulai hidup dengan cara individual. Yang terakhir peneliti membahas tentang relasi antara manusia dengan lingkungan hidup yang terdapat dalam novel Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah, manusia dan lingkungan hidup merupakan hubungan yang saling timbal balik. Sebab manusia hidup di alam lingkungan hidup, dan alam sebagai lingkungan membutuhkan manusia untuk pelestariannya. Serta manusia dan lingkungan adalah satu kesatuan. Karena keegoisan manusia akan berdampak pada krisis lingkungan, dan krisis lingkungan akan berdampak pada keselamatan manusia.
No other version available