Electronic Resource
STUDI PEMANFAATAN EMBUNG BEKAS GALIAN TANAH LIAT MILIK PT. SEMEN INDONESIA Tbk. UNTUK BUDIDAYA PERIKANAN DENGAN SISTEM KJA DITINJAU DARI FAKTOR BIOTIK
RINGKASAN
MUH ARIF FAQI NPM. 1309140021 STUDI PEMANFAATAN EMBUNG BEKAS GALIAN TANAH LIAT MILIK PT. SEMEN INDONESIA Tbk. UNTUK BUDIDAYA PERIKANAN DITINJAU DARI FAKTOR BIOTIK. Pembimbing Dr. Sri Rahmanigsih S.Pi.,M.P
PT Semen Indonesia Tbk. adalah perusahaan yang bergerak dibidang industri semen. Dampak dari embung bekas galian menimbulkan kubangan yang belum dimanfaatkan secara efisien. Maka dengan adanya penelitian ini bisa di manfaatkan dengan maksimal.
Tujuan penelitian ini untuk melakukan studi kelayakan secara teknis dilihat dari faktor biotik yang ada pada embung bekas galian tanah liat dan mengomondasikan jenis ikan yang di budidayakan di kramba jaring apung. Sedangkan manfaat penelitian ini Memberikan rekomendasi berdasarkan faktor biotik jenis ikan yang cocok untuk dibudidayakan dengan teknologi KJA. Memberikan informasi dan pengetahuan tentang kajian teknis faktor biotik pada embung bekas galian tanah liat PT. Semen Indonesia Tbk untuk pemanfaatan budidaya perikanan dengan teknologi KJA.
Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah mengkaji secara teknis faktor biotik ( Mikroba, Planktone, Lumut ) pada embung bekas galian PT. Semen Indonesia Tbk untuk pemanfaatan budidaya perikanan dengan teknologi KJA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengumpulan data dengan pada 4 perlakuan dan 4 ulangan.
Hasil Pengamatan tersebut menunjukan bahwa pada titik 1, titik 2 dan titi 4 di dominasi kelas Chloropyta dengan rata ? rata 49,6 ? 45,16 sampai 43. Sedangkan pada titik 3 di dominasi kelas Bacillariophyta dengan rata-rata 66,5 . Dengan demikian bahwa dapat di simpulkan Bacillariophyta di sebut juga diatom, Peranan diatom sebagai produsen sebagai produsen dalam rantai makanan yakni penghasil bahan organik dan oksigen . Dan Dari hasil pengamatan penelitian ini bahwa bahwa yang melebihi ambang batas pada total bakteri di dapat pada minggu ke 4 dengan 2,2 x 105, , ambang batas minimal keberadaan bakteri vebrio sp. Dan total bakteri keseluruhan dam air adalah 104 CFU/mL, jika ambang batas ini di lampau maka kemukinan akan terjadi kematian pada ikan dalam perairan dapat terjadi.
No other version available