Skripsi Ilmu Perikanan
PENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS CERITA FABEL DENGAN MEDIA VISUAL MELALUI MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLE NON-EXAMPLE PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 3 KRAGAN-REMBANG TAHUN PELAJARAN 2017-2018
ABSTRAKSI
Nuddin,Irfan. 2018 : Peningkatkan Kemampuan Menulis Teks Cerita Fabel Dengan Media visual Melalui Model Pembelajaran Example Non-Example Pada Siswa Kelas VII Smp Negeri 3 Kragan-Rembang Tahun Pelajaran 2017-2018
Pembimbing : Dra. Wahyu Mulyani,M.Pd.
Kata Kunci : Menulis Teks Cerita Fabel Media visual Melalui Model Pembelajaran Example Non-Example
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan menulis teks cerita fabel siswa kelas VII A SMP Negeri 3 Kragan dalam pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia dengan media visual melalui model pembelajaran example non example.Penelitian ini diadakan berdasarkan adanya permasalahan dalam pembelajaran menulisteks cerita fabel. kemampuan menulis teks cerita fabel siswa kelas VII A SMP Negeri 3 Kragan masih tergolong kurang.
Sasaran yang dikenai tindakan adalah siswa kelas VII A SMP Negeri 3 Kragan tahun ajaran 2017/2018. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Prosedur pelaksanaan tindakan dan implementasi di lokasi penelitian terbagi dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu: perencanaan (planning), pelaksanaan tindakan (acting), observasi (observing) dan refleksi (reflecting). Penelitian ini dilakukan secara kolaboratif antara peneliti bersama guru bahasa Indonesia. Pada siklus pertama, implementasi tindakan dengan menggunakan media visual melalui model pembelajaran example non example dilakukan sebanyak dua kali pertemuan. Siklus kedua, tindakan dilakukan sebanyak dua kali pertemuan. Implementasi tindakan pada siklus II menggunakan media dan model pembelajaran yang sama, yaitu media visual melalui model pembelajaran example non example.
Implementasi tindakan pada siklus II lebih menekankan pada aspek-aspek yang peningkatannya belum optimal. Penilaian dalam penelitian ini terdiri dari 5 aspek, yakni terdiri dari a) Tokoh dan penokohan, b)Struktur, c)pengunaan kalimat EYD, d)Kebahasaan e)Kesesuaian Isi. Pengamatan yang dipakai dalam penelitian ini termasuk jenis pengamatan tidak terstruktur, yaitu pengamatan yang tidak membatasi pengamatan dengan kerangka kerja tertentu.
Pengamatan dilakukan oleh peneliti dan didokumentasikan dalam catatan lapangan. Pada tahap refleksi, mahasiswa peneliti bersama kolaborator berusaha memahami proses, masalah, dan kendala yang dihadapi selama perlakuan tindakan. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, angket, dan dokumentasi kegiatan pembelajaran. Analisis dilakukan dengan teknik analisis data kualitatif dan teknik analisis data kuantitatif. Kriteria keberhasilan tindakan adalah dengan tes menulis teks cerita fabel menggunakan media visual melalui model pembelajaran example non example. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media visual melalui model pembelajaran example non example.media dalam pembelajaran menulis teks cerita fabel mampu meningkatkan kemampuan siswa.
Kemampuan rata-rata siswa dalam menulis teks ceita fabel sebelum adanya implementasi tindakan berkategori kurang. Namun setelah implementasi tindakan selama dua siklus, kemampuan rata-rata siswa dalam menulis puisi menjadi berkategori baik. Hal ini berdasarkan hasil tes siswa dari pretes dengan nilai ratarata hitung sebesar 63,34 meningkat di siklus I menjadi 74,23 dan pada akhir siklus II nilai rata-rata hitung kembali meningkat menjadi 79,30. Jadi, kemampuan menulis teks cerita fabel siswa dari pretes sampai akhir siklus II mengalami peningkatan.
No other version available