Art Original
REPRESENTASI KRITIK DALAM MEME LEBARAN KUDA
Amrullah Ali Moebin, M.I.Kom (NIDN 0704068803)
RINGKASAN
Media sosial telah menjadi teman dekat manusia saat ini. Hampir manusia yang memiliki smartphone memiliki akun media sosial. Keberadaan media sosial adalah kemajuan teknologi informasi. Didukung dengan kebebasan berpendapat di Indonesia membuat media sosial sebagai tempat menyuarakan pendapat publik. Sehingga, menyampaikan kritik bisa melalui media sosial. Termasuk dengan menggunakan meme yang diunggah ke instagram. Salah satu meme yang banyak beredar di November 2016 adalah meme tentang lebaran kuda. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana representasi kritik dalam meme lebaran kuda? Sehingga tujuan penelitian ini memberikan pemahaman tentang penggambaran kritik melalui melalui tanda ikon, indek dan simbol dalam meme lebaran kuda.
Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode analisis semiotika Charles Sander Peirce. Hasil penelitiannya pesan kritik pada sikap SBY dibentuk melalui sebuah gambar dengan tema lebaran kuda. Bentuknya adalah humor satir yang diejawantahkan dengan menggunakan tanda visual dan tanda verbal yang dianalisis melalui tiga tipe tanda pierce. Yakni, ikon, indeks dan simbol. Ikon dalam meme tersebut digunakan untuk menggambarkan objek kritik yang disampaikan oleh nitizen. Indeksnya, digunakan untuk menjelaskan fakta secara deskriftif mengenai peristiwa politik yang berkaitan dengan objek kritik. Sedangkan, simbolnya adalah menunjukkan ciri khusus verbal pada meme dengan menggunakan bahasa rakyat. Sehingga representasi kritik pada meme lebaran kuda itu disimbolkan dengan penggabungan gambar. Serta ditambahi tulisan sehingga mudah dicerna. Bagi nitizen yang sepakat atas meme tersebut upaya yang dilakukan dengan cara memberikan like pada gambar meme itu.
Kata Kunci : Representasi Kritik, Meme Lebaran Kuda, Semiotika
No copy data
No other version available