Realia
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMAHAMI KONSEP BILANGAN 1-10 MELALUI MEDIA BIJI-BIJIAN PADA KELOMPOK BERMAIN TUNAS BANGSA BOREHBANGLE MERAKURAK TUBAN TAHUN PELAJARAN 2016/2017
ABSTRAKSI
Indarti Wiji, 2017 : Peningkatan Kemampuan Mengenal Konsep Bilangan 1 -10 Melalui Media Biji-bijian Pada Anak KB Tunas Bangsa Desa Borehbangle Kecamatan Merakurak Kabupaten Tuban Tahun Pelajaran 2016/2017.
Pembimbing : 1).Dra. Henny Sri Astuty, M.Pd
2).Allan Firman Jaya,S.Psi,M.Pd
Kata kunci : Mengenal Konsep bilangan sampai 1-10, media biji-bijian
Kegiaan Pembelajaran di Taman Kanak-Kanak, diarahkan untuk memberdayakan semua aspek perkembangan anak. Untuk menguasai kompetensi yang diharapkan yaitu kognitif. Supaya proses pembelajaran menyenangkan, guru sebagai pengasuh harus menciptakan media pembelajranmenyenangkan, guru sebagai pengaruh harus mencipatakan media pembelajaran yang bervariasi, yaitu dengan media biji-bijian.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana pelaksanaan penerapan media biji-bijian pada anak KB Tunas Bangsa desa Borehbangle Kecamatan Merakurak Kabupaten Tuban Tahun Pelajaran 2016/2017, (2) Apakah media biji-bijian dapat meningkatkan kemampuan membilang pada anak KB Tunas Bangasa desa Borehbangle Kecamatan Merakurak Kabupaten Tuban Tahun Pelajaran 2016/2017? Adapaun tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui pelaksanaan penerapan media biji-bijian pada anak KB Tunas Bangsa desa Borehbangle Kecamatan Merakurak Kabupaten Tuban Tahun Pelajaran 2016/2017, (2) Untuk mengetahui apakah media biji-bijian dapat meningkatkan kemampuan membilang pada anak KB Tunas Bangasa desa Borehbangle Kecamatan Merakurak Kabupaten Tuban Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang meliputi 4 tahap yaitu perencanaan, tindakan, observasi, refleksi. Revisi rancangan dilaksanakan dalam dua siklus. Penelitian ini dilaksanakan di KB Tunas Bangsa Desa Borehbangle Kecamatan Merakurak Kabupaten Tuban Tahun Pelajaran 2016/2017 adapun subyek penelitian sebanyak 20 anak terdiri dari 10 laki-laki dan 10 perempuan.
Pengumpulan data menggunakan metode observasi dan unjuk kerja. Analisis data menggunakan analisis diskriptis kwantitatif data dikumpulkan berdasarkan hasil observasi dengan menggunakan instrument lembar pengamatan kemudian dianalisis untuk mengetahui perkembangan kemampuan mengenal angka 1-10 dengan kegiatan observasi dan unujuk kerja melalui media biji jagung sesuai dengan indikator dan kriteria penilaian. Hasil dari penelitian ini berupa prosentasi keberhasilan pada setiap siklus yaitu pada prasurvey 35% dan siklus I menjadi 57% kemudian pada siklus II meningkat menjadi 95%.
Dengan demikian dapat diketahui bahwa setelah diterapkannya media biji-bijian mengalami peningkatan. Hal ini dapat dilihat dari hasil observasi pada setiap siklus yang mengalami peningkatan.
No other version available