Multimedia
IDENTIFIKASI CEMARAN BAKTERI Salmonella sp. PADA DAGING AYAM BROILER DI PASAR TRADISIONAL JATIROGO KECAMATAN JATIROGO KABUPATEN TUBAN
ABSTRAKS
Uma, Ima Rotul. 2016 : Identifikasi Cemaran Bakteri Salmonella sp. Pada Daging Ayam Broiler Di Pasar Tradisional Jatirogo Kecamatan Jatirogo Kabupaten Tuban.
Pembimbing I : Ir. Indra Wirawan, M. Si.
Pembimbing II : Sriwulan, S.Pd., M. Si.
Kata Kunci : Salmonella sp., pasar tradisional, daging ayam
Kontaminasi yang disebabkan oleh Salmonella sp.dapat menyebabkan salmonellosis yang mengganggu saluran cerna dan banyak kasus diantaranya yang mengakibatkan kematian. Salmonella sp. banyak ditemukan pada daging ayam karena mengandung protein hewani yang cukup tinggi. Selain itu kontaminasi bakteri pada daging ayam disebabkan karena sanitasi serta higienitas yang kurang diperhatikan oleh para pedagang daging ayam. Terutama para pedagang daging ayam di pasar tradisional yang masih memakai alas meja kayu untuk lapak dagangnya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya cemaran bakteri Salmonella sp. pada daging ayam Broiler yang di jual di pasar tradisional Jatirogo, dengan menggunakan jenis penelitian deskriptif. Lokasi penelitian dilakukan di laboratorium Badan Lingkungan Hidup (BLH) dan laboratorium Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban dengan 75 sampel yang didapat dari pasar tradisional Jatirogo yang terbagi atas sayap, paha, dan dada yang diambil dari 5 pedagang daging ayam. Hasil penelitian disajikan dalam bentuk tabel dan grafik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 75 sampel, keseluruhannya terkontaminasi bakteri Salmonella sp. Hal ini menunjukkan bahwa daging ayam yang digunakan untuk penelitian tidak layak konsumsi, karena daging ayam yang layak dikonsumsi haruslah negatif Salmonella sp.. Higienitas dan sanitasi yang dilakukan oleh para peternak dan pedagang daging ayam saat penanganan produksi sangat berpengaruh terhadap kontaminasi bakteri Salmonella sp.. Pada penelitian ini daging ayam bagian dada pedagang 2 ditemukan koloni bakteri paling tinggi yaitu 1,5 x 10-4 CFU. Koloni bakteri Salmonella sp. berbentuk bintik, berwarna hitam, dengan elevasi cembung dengan permukaan dan tepian rata. Dari pewarnaan gram didapatkan bakteri Salmonella sp. berbentuk basil dan berwarna merah. Sedangkan dari uji katalase diketahui bahwa koloni yang ditemukan positif yang ditandai dengan adanya gelembung gas, hal ini dilihat dari sifat bakteri gram negatif yang mampu memecah H2O2 (hidrogen peroksida).
No other version available