Peng.Masy. Prodi ilmu Politik
PENENTUAN RUTE DISTRIBUSI RASKIN MENGGUNAKAN METODE SAVING MATRIX PADA GUDANG BULOG BARU (GBB) WIRE TUBAN
ABSTRAK
Model penentuan rute umumnya dikenal sebagai Vehicle Routing Problem (VRP).
VRP berkaitan dengan penentuan rute optimal untuk permasalahan yang
melibatkan lebih dari satu kendaraan dengan kapasitas tertentu untuk melayani
sejumlah pelangan (konsumen) sesuai dengan permintaannya masing-masing.
SDVRP (Split Delivery Vehicle Routing Problem) merupakan salah satu bentuk
VRP dengan pengantaran pada satu demand point dapat dibagi (split) oleh
beberapa kendaraan. Distribusi beras Raskin merupakan salah satu contoh
masalah SDVRP, sehingga akan dijadikan contoh kasus dalam skripsi ini. Tujuan
dari penelitian ini adalah menentukan rute optimal dalam pendistribusian beras
Raskin, serta mengetahui manfaat yang diperoleh dari adanya rute berdasarkan
metode saving matrix.
Penentuan solusi menggunakan metode saving matrix. Metode ini memungkinkan
diperolehnya suatu rute dengan mempertimbangkan kapasitas kendaraan dan
permintaan masing-masing pelanggan. Data yang digunakan adalah jarak antar
gudang dan titik distribusi, jarak antar titik distribusi, jumlah alokasi beras Raskin,
dan kapasitas kendaraan.
Didapatkan perbandingan hasil yang diperoleh dengan rute distribusi saat ini,
yaitu jarak tempuh dari perusahaan yaitu 16.078,9 km dan biaya bahan bakar Rp
17.686.790,00, sedangkan dengan menggunakan metode saving matrix yaitu
menghasilkan 15.275,2 km dan biaya bahan bakar Rp16.802.720,00.
Penghematan jarak yang diperole adalah 803.7 km dan penghematan biaya bahan
bakarnya Rp 884.070,00,00. Jadi dapat dilihat bahwa dengan menggunakan
metode saving matrix akan didapatkan rute jarak dan biaya bahan bakar yang
minimum.
Keywords: VRP, Split Delivery Vehicle Routing Problem (SDVRP), saving matrix, distribusi, kapasitas.
No other version available