Laporan Penelitian Dosen
PENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MEDIA AUDIOVISUAL PADA MATERI CERITA PENDEK PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS V SDN 01 PELEM
ABSTRAKSI
Santoso. Didik : ?Peningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui Media Audiovisual Pada Materi Cerpen Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas V SDN 01 Pelem?
Pembimbing : 1. Prof. Dr. Agus Wardhono, M.Pd
2. Saeful Mizan, M.Pd
Kata Kunci : Media audiovisual, Cerita Pendek, Hasil Belajar
Penelitian ini bertujuan untuk peningkatan hasil belajar siswa melalui media audiovisual pada materi cerita pendek mata pelajaran bahasa indonesia kelas V SD.Jenis penelitian ini yaitu (PTK) Penelitian Tindakan Kelas.Tahapan-tahapan yang dilakukan meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan dan observasi, serta refleksi. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas V SDN 01 Pelem yang berjumlah 20 siswa terdiri dari 12 anak laki-laki dan 8 anak perempuan. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Siklus I terdiri dari 1x pertemuan, siklus II terdiri dari 1x pertemuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, aktivitas siswa, observasi. Teknik analisis data dilakukan dengan mengolah skor yang diperoleh siswa dalam bentuk persentase.
Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan menggunakan media audiovisual dapat meningkatkan hasil belajar dan aktivitas siswa pada materi cerita pendek siswa kelas V SD N 01 Pelem. Hal ini ditunjukan berdasarkan peningkatan nilai rata-rata siswa pada pra siklus, siklus I dan siklus II. Nilai rata-rata siswa hasil kegiatan pra siklus (kondisi awal) yaitu sebesar 57,5 Dimana siswa yang mencapai nilai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang telah ditentukan yaitu sebesar 70 sebanyak 8 siswa atau 40% dari 20 siswa yang tuntas atau dengan kata lain siswa yang belum mencapai KKM sebesar 12 siswa atau 60%.
Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar dan aktivitas siswa, dengan menggunakan media audiovisual. Pada siklus I aktivitas siswa memperoleh 50% dengan sedang. Setelah dilakukan perbaikan siklus II diperoleh 85% dengan kualifikasi sangat baik. Sebelum dilakukan tindakan 8 siswa mencapai ketuntasan (40%) dan 12 siswa belum mencapai ketuntasan (60%). Setelah dilakukan tindakan siklus I siswa mencapai tuntas 10 siswa (50%) dan belum tuntas 10 siswa (50%). Setelah tindakan siklus II, siswa tuntas belajar 17 siswa (85%) dan belum tuntas 3 siswa (15%). Dengan demikian pembelajaran bahasa indonesia dengan media Audio visual pembelajaran dapat dikatakan berhasil.
No other version available