Realia
UPAYA MENANAMKAN NILAI-NILAI AGAMA PADA ANAK DENGAN MEMBIASAKAN MENGUCAPKAN SALAM PADA KELOMPOK B TK MUSLIMAT TARBIYATUS SHIBYAN KEMANTREN PACIRAN LAMONGAN TAHUN PELAJARAN 2015 / 2016
ABSTRAKSI
Khoirotul mashlahah. 2016 :? Upaya menanamkan nilai-nilai agama pada anak dengan membiasakan mengucapkan salam di kelompok B TK Muslimat Tarbiyatus Shibyan Kemantren Paciran Tahun Pelajaran 2015 / 2016? .
Dosen Pembimbing : 1. Drs. I Wayan Letreng, M.Pd.
2. M. Imron Abadi, M.Pd.
Kata Kunci : Menanamkan nilai-nilai agama, dan mengucapkan
salam
Pembelajaran pada anak usia dini khususnya taman kanak-kanak (TK) merupakan wahana untuk mengembangkan potensi seoptimal mungkin sesuai dengan kemampuan, bakat, dan minat masing-masing peserta didik. Sesuai dengan DEPDIKNAS: 2002 tentang pendidikan yang memberikan dasar-dasar pendidikan untuk mengembangkan kemampuan yang meliputi: aspek kognitif, bahasa, sosial emosional, seni dan fisik motorik. Sementara pembelajaran di TK memang masih menjadi permasalahan di Indonesia ini disebabkan oleh pembelajaran yang berorientasi akademik dan menganggap bahwa konsep-konsep yang ada pada diri peserta didik tidak berkembang secara spontan.
Untuk itu agar proses belajar menjadi menyenangkan, maka penulis dalam penelitian tindakan kelas ini menggunakan metode bercerita dan bermain peran supaya anak lebih memahami tujuan dari penulis.
Rumusan masalah yang diteliti adalah? Apakah dengan membiasakan mengucapkan salam dapat mennamkan nilai-nilai agama pada anak dan bagaimana hasil peningkatan penanaman nilai-nilai agama pada anak dengan membiasakan mengucapkan salam TK Muslimat Tarbiatus Shibyan kemantren Paciran Tahun Pelajaran 2015 / 2016 ? ? .
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah dengan membiasakan mengucapkan salam dapat meningkatkan penanaman nilai-nilai agama pada anak kelompok B tk Muslimat Tarbiyatus Shibyan Kemantren ??.
Subyek penelitian adalah anak kelompok B yang berjumlah 15 di TK Muslimat Tarbiyatus Shibyan Kemantren. Data dalam penelitian ini adalah Upaya menanamkan nilai-nilai agama pada anak dengan membiasakan mengucapkan salam Data ini kemudian dianalisis secara diskriptif kualitatif yaitu digambarkan bentuk kata-kata maupun prosentase.
Untuk mengetahui berhasil tidaknya, disini peneliti melakukan tindakan sebanyak 3 siklus, peserta didik yang memperoleh skor dari mulai pra siklus sampai siklus II yaitu pada pra siklus 66% peserta didik yang mendapat skor 1 sampai 100%, pada siklus I 71,3% Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan nilai-nilai agama pada anak mengalami peningkatan secara optimal, meskipun ada beberapa kekurangan. Pada siklus II meningkat mencapai 85% sehingga dapat disimpulkan bahwa peneliti ini termasuk kategori tuntas dalam belajar (85%).
No other version available