Multimedia
EFEKTIVITAS PEMBERIAN AIR PERASAN BATANG SEMU PISANG ( Musa paradisiaca ) SEBAGAI FEED ADDITIVE AYAM BROILER UNTUK MENINGKATKAN BOBOT BADAN
Bahan alami memiliki potensi pengganti feed additive yang masih mengandung antibiotik salah satu bahan yang banyak diteliti sebagai pengganti feed additive adalah bahan bioaktif yang terdapat dalam tanaman. Banyak tanaman mengandung zat aktif seperti alkaloid, bitters, flavonoids, glikosida, saponin, terpenoid, dan tanin yang dapat meningkatkan kesehatan atau menyembuhkan penyakit. Tanaman yang juga memiliki kandungan bahan aktif tersebut adalah pisang.
Penelitian ini untuk memperoleh informasi efektifitas pemberian air perasan batang semu pisang untuk meningkatkan bobot badan ayam broiler. Ternak yang digunakan yaitu ayam broiler umur sehari (DOC) strain Cobb CP 707 sebanyak 56 ekor dipelihara selama 28 hari. Ayam dipelihara dalam petak kandang sistem litter berukuran 80 cm x 80 cm. Kandang yang dibutuhkan 18 buah dengan masing-masing petak berisi 4 ekor DOC. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan terdiri atas enam taraf pemberian air batang semu pisang yaitu K0+ (feed additive 0,2%), K0- (feed additive 0,0%), P1 (air perasan batang semu pisang 1%), P2 (air perasan batang semu pisang 2%), P3 (air perasan batang semu pisang 3%), P4 (air perasan batang semu pisang 4%).
Hasil penelitian efektivitas pemberian air perasan batang semu pisang mampu memberikan pengaruh yang baik pada P3 (3%) dan P4 (4%) masing
No other version available