TESIS PENDIDIKAN DASAR PASCA
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM DENGAN MEDIA KARTU BILANGAN UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA SMP KELAS VII
ABSTRAKSI
Kholish, Muhammad Nur. 2017 : Penerapan Model Pembelajaran Quantum
Dengan Media Kartu Bilangan untuk
Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar
Matematika Siswa SMP Kelas VII
Pembimbing : Tanti Nawangsari, S.Si., M.Pd
Kata Kunci : Model Quantum, Motivasi, hasil belajar siswa,
Berdasarkan hasil observasi awal di SMP Negeri 2 Sulang Rembang diketahui bahwa hasil belajar matematika siswa kelas VII C masih rendah. Rendahnya hasil belajar siswa VII C membuat peneliti berupaya menerapkan model pembelajaran dan media yang sesuai dengan kondisi siswa. Oleh karena itu peneliti menggunakan model pembelajaran serta media yang menekankan 3 aspek belajar bersumber dari penglihatan, pendengaran, dan olah tubuh untuk belajar matematika, khususnya materi bilangan bulat. Sehingga peneliti memilih menggunakan model pembelajaran Quantum dengan media kartu bilangan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa matematika siswa SMP kelas VII.
Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari 3 siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII C SMP Negeri 2 Sulang Rembang semester ganjil tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini betujuan untuk mendeskripsikan motivasi dan hasil belajar siswa kelas VII C SMP Negeri 2 Sulang Rembang setelah diterapkan model pembelajaran Quantum.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: persentase siswa yang sangat termotivasi sebesar 12,5% pada siklus I, sebesar 16,16% pada siklus II, dan sebesar 29,17 pada siklus III. Siswa yang termotivasi sebesar 29,27% pada siklus I, sebesar 54,16% pada siklus II dan sebesar 70,83% pada siklus III. Siswa yang cukup termotivasi sebesar 37,5% pada siklus I, sebesar 29,16% pada siklus II dan sebesar 0% pada siklus III. Siswa yang kurang termotivasi sebesar 20,83% pada siklus I, sebesar 0% pada siklus II dan sebesar 0% pada siklus III.
Sedangkan untuk ketuntasan belajar klasikal pada tiap-tiap siklus yaitu siklus I diperoleh persentase ketuntasan belajar klasikal sebesar 33,33%, pada siklus II diperoleh persentase ketuntasan belajar klasikal sebesar 58,33% , dan pada siklus III presentase ketuntasan belajar klasikal meningkat menjadi 91,67%. Dengan demikian disimpulkan bahwa model pembelajaran Quantum dapat meningkat hasil belajar siswa kelas VII C SMP Negeri 2 Sulang Rembang semester ganjil tahun pelajaran 2015/2016.
No other version available