Video Recording
PENGARUH DOSIS PEMBERIAN PAKAN JENIS ARTEMIA (Franciscana) TERHADAP KELANGSUNGAN HIDUP BENIH UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei)
Keberhasilan dalam usaha budidaya udang vaname ini memacu petani tambak untuk memanfaatkan udang vaname sebagai komoditi andalan dalam usahanya. Hal ini tentu berpengaruh pula pada praktisi hatchery dalam memproduksi benur secara besar-besaran untuk mensuplai kebutuhan tambak (Hayati, dkk, 2003). Maksud dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian dosis pakan artemia (Franciscana).yang berbeda terhadap kelangsungan dan pertumbuhan benur udang vaname (Litopenaeus vannamei.). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemberian dosis pakan artemia (Franciscana) terbaik terhadap kelangsungan hidup benur udang vaname (Litopenaeus vannamei.). penelitian ini dilaksanakan di back yard Desa Sugihwaras Kecamatan Jenu Kabupaten Tuban Provinsi Jawa Timu, sedangkan waktunyapada tanggal 10 sampai 30 Juli 2014. Materi penelitian yang digunakan adalah : Udang jenisvaname berumur PL 10, bak fiber ukuran12-15 ton, Air Laut, Air Tawar, Pakan Arthemia. Sedangkan alat yang digunakan adalah : PH Pen, Thermometer, Refraktometer, Saringan, Kran aerasi, Tetrasi metode Winkler, Selang, Batu aerasi, Kertas pembungkus Gelas ukur, penggaris nanometer, Timbangan Analitik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode experimental, dengan rancangan percobaanRancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 5 kali ulangan . penentuan jumlah ulangan menurut Kusriningrum (1989), yaitu dengan menggunakan rumus : (t-1) (n-1) >= 15. Dimana : t = banyak perlakuan dan n= banyak ulangan. Pada perlakuan A ( dosis pemberian pakan 50 gram) , dengan rata-rata kehidupan benur udang vaname sebesar 60,600%, perlakuan B (dosis pemberian pakan 75 gram) dengan rata-rata kelangsungan hidup benur udang vaname sebesarv 67%, perlakuan C (dosis pemberian pakan 100 gram) mempunyai rata-rata kelangsunga hidup sebesar 74,040%, perlakuan D (dosis pemberian pakan 150 gram) dengan rata-rata kehidupan benur udang vaname sebesar 80,600%, dan perlakuan E (dosis pemberian pakan 200 gram) merupakan perlakuan dengan rata-rata kelangsungan hidup tertinggi benur udang vaname sebesar 99,480%. Berdasarkan hasil analisa data diatas dapat disimpulkan bahwa pemberian dosis yang berbeda mempunyai pengaruh yang sangat nyata berdasarkan apabila F hitung lebih besar F 1%, berdasarkan hal tersebut perlakuan E memberikan pengaruh terhadap kelangsungan hidup yang terbaik dibandingkan dengan perlakuan yang lain. Perlu penelitian lebih lanjut tentang pengaruh dosis pemberian pakan terhadap kelangsungan hidup pada komoditas hasil perikanan ekonomis lainnya.
Kata kunci : Dosis Pemberian Pakan Jenis Artemia (Franciscana).
No copy data
No other version available