PENDIDIKAN MATEMATIKA
MANAJEMEN PENDIDIKAN INKLUSI DI SEKOLAH DASAR SUMBERSARI 1 KOTA MALANG
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan tujuan (1) mendeskripsikan manajemen pendidikan inklusi di SDN 1 Sumbersari Malang. Penelitian dilakukan di kelas 5 SDN Penyelenggaraan pendidikan inklusi merupakan suatu sistem layanan pendidikan khusus yang mensyaratkan agar semua anak berkebutuhan kbusus mendapatkan layanan pendidikan di kelas yang sama bersama siswa reguler. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi manajemen pendidikan inklusi dan kendala yang dihadapi dalam implementasi manajemen pendidikan inklusi di SDN Sumbersari 1 Malang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi: observasi, wawancara dan dokumentasi. Subyek penelitian adalah kepala sekolah, wali kelas, guru pembimbing khusus dan orang tua murid. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Implementasi dari manajemen pendidikan inklusi dapat dilihat dari jumlah siswa berkebutuhan khusus pada tahun ajaran 2015/2016 berjumlah 19 orang, mempunyai 2 (dua) tenaga guru pembimbing khusus, serta kurikulum yang sudah dimodifkasi menurut kebutuhan peserta didik. 3) Kendala dari program pendidikan inklusi adalah pembiayaan pendidikan, dan beberapa sarana dan prasarana belum memadai serta kurangnya tenaga guru pendamping.
Program kepala sekolah dalam menyukseskan pendidikan inklusi di SDN Sumbersari 1 Malang merupakan program yang sangat penting dan program tersebut didukung oleh semua staf di SDN Sumbersari 1 Malang. Pendidikan inklusi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang besar kepada anak berkebutuhan khusus dalam bidang pendidikan, jadi tidak ada lagi anak berkebutuhan khusus yang tidak mendapatkan layanan pendidikan di sekolah. Terkait dengan implementasi program pendidikan inklusi SDN Sumbersari 1 Malang kurikulum yang diterapkan merupakan kurikulum modifikasi yang disesuaikan dengan jenis kebutuhan peserta didik berkebutuhan khusus. kegiatan pembelajaran bersifat fleksibel sesuai dengan kondisi peserta didik berkebutuhan khusus. Kendala yang dihadapi dalam menyelenggarakan pendidikan inklusi adalah jumlah guru pembimbing khusus yang masih kurang dibandingkan jumlah peserta didik berkebutuhan khusus yang ada di SDN Sumbersari 1 Malang.
No copy data
No other version available