Buku PGSD
PENERAPAN MODEL PBL (PROBLEM BASED LEARNING) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MTA PELAJARAN IPA MATERI ENERGI BUNYI KELAS IV SEMESTER II DI SDI SEDAYULAWAS BRONDONG LAMONGAN TAHUN PELAJARAN 2015/2016
Pembelajaran IPA kurang efektif apabila menggunakan metode ceramah. Hasil observasi pada kelas V menyebutkan bahwa pada hasil ulangan harian mata pelajaran IPA materi energi bunyi terdapat 12 siswa dari total 20 siswa yang memperoleh nilai dibawah KKM yang ditentukan yaitu 70. Ketergantungan penggunaan metode ceramah dan minimnya penggunaan media pembelajaran yang sesuai dengan materi energi bunyi serta rendahnya hasil belajar pada mata pelajaran IPA. Oleh karena itu penggunaan media pembelajaran yang sesuai sangat diperlukan dalam meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran IPA materi energi bunyi.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana hasil belajar siswa, aktivitas siswa, dan aktivitas guru pada pembelajaran IPA materi di kelas V SDI Sedayulawas Brondong kabupaten Lamongan menggunakan model (PBL) problem based learning.
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan 3 siklus yang terdiri atas tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik tes dan non tes. Teknik tes berupa lembar evaluasi, sedangkan teknik non tes terdiri atas wawancara, observasi, dan dokumentasi. Instrumen penelitian terdiri dari lembar soal evaluasi, lembar wawancara, lembar observasi, dan data dokumentasi. Soal tes yang digunakan telah di uji validitasnya yaitu 10 soal valid dan tingkat reliabilitas 0,9867. Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis data hasil belajar dan data hasil observasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pbl (problem based learning) dapat meningkatkan hasil belajar IPA materi energi bunyi pada siswa kelas V SDI 1 Sedayulawas Brondong kabupaten Lamongan. Hal ini dibuktikan dengan ketuntasan hasil belajar siswa meningkat dari 47,37% pada pra siklus, meningkat menjadi 57,9% pada siklus I, meningkat lagi menjadi 73,68% pada siklus II, dan kemudian meningkat lagi menjadi 100% pada siklus III. Berdasarkan hasil penelitian tersebut peneliti menyarankan agar dalam pelaksanaan pembelajaran IPA hendaknya guru penerapan model pbl (problem based learning)
Kata kunci: Hasil Belajar, penerapan model pbl (problem based learning)
No copy data
No other version available