Laporan Penelitian Dosen
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ROLE PLAYING DENGAN MEDIA BONEKA TANGAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA PADA SISWA KELAS V SDN BRONDONG IV KECAMATAN BRONDONG KABUPATEN LAMONGAN TAHUN PELAJARAN 2016/2017
ABSTRAKSI
Herga Pradita, Desvya 2017
: Penerapan Model Pembelajaran Role Playing Dengan Media Boneka Tangan Untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Pada Siswa Kelas V SDN Brondong IV Kecamatan Brondong Kabupaten Lamongan Tahun Pelajaran 2016/2017
Pembimbing : Dra. H. Wahyu Mulyani, M.Si,.M.Pd dan Ina Agustin, M.Pd
Kata Kunci : Kemampuan Berbicara, Role Playing, Boneka Tangan
Terampil berbicara merupakan salah satu keterampilan yang diajarkan dalam kompetensi dasar mata pelajaran bahasa Indonesia di sekolah-sekolah. Oleh karena itu, guru dituntut untuk menghadirkan suatu model pembelajaran yang bisa menumbuhkan interaksi antara guru dengan siswa. Berdasarkan wawancara dan observasi awal yang peneliti lakukan pada tanggal 25 Februari 2017 dengan bapak Setiyo Sutrisno, S.Pd selaku guru kelas V SDN Brondong IV, maka dapat diketahui bahwa kemampuan berbicara siswa kelas V masih rendah. Dari 30 siswa yang mendapatkan nilai sesuai KKM 69 atau yang mengalami belajar tuntas hanya 9 siswa (30%) sementara 21 siswa (70%) mendapat nilai dibawah 69 atau belum tuntas. penelitian ini untuk memberikan sumbangan pemikiran terhadap materi pengajaran bahasa Indonesia, khususnya materi tentang kemampuan berbicara menggunakan media boneka tangan dengan penerapan model pembelajaran role playing.
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yakni yang bertujuan untuk memperbaiki atau meningkatkan suatu keadaan pembelajaran di kelas dengan melakukan tindakan-tindakan tertentu. Tempat penelitian ini dilaksanakan di SDN Brondong IV Kecamatan Brondong Kabupaten Lamongan Tahun Pelajaran 2016/ 2017 dan penelitian ini dilaksanakan selama 4 minggu yaitu dari tanggal 27 April sampai 25 Mei 2017 semester genap tahun pelajaran 2016/2017. Adapun teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data pada penelitian ini yaitu 1) Teknik Wawancara 2) Tes unjuk kerja 3) Observasi.
Berdasarkan hasil penelitian, aktivitas siswa selama penerapan model pembelajaran Role Playing pada pembelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas V pada materi memerankan tokoh drama pada siklus I 63,97% siklus II 86,2% mengalami kenaikan 22,23%. Berdasarkan rekapitulasi nilai berbicara siswa kelas V, jumlah siswa yang telah mendapat nilai sesuai dengan KKM pun meningkat. Pada siklus I siswa yang mencapai nilai KKM sebanyak 16 siswa (53%) kemudian meningkat menjadi 26 siswa (87%) pada siklus II. Dengan demikian hipotesis tindakan yang diajukan bahwa pembelajaran Role Playing berbantu media Boneka Tangan dapat meningkatkan kemampuan berbicara siswa kelas V SDN Brondong IV Kecamatan Brondong Kabupaten Lamongan telah terbukti kebenarannya.
No other version available