Peng.Masy. Prodi ilmu Politik
USULAN PERBAIKAN LAYOUT TATA LETAK GUDANG DI LANTAI DUA ( SPAREPART, CONSUMABLE ) DENGAN MENGGUNAKN METODE DEDICATED STORAGE DI PT. PEMBANGKITAN JAWA BALI (PLTU)
ABSTRAKSI
Annin Naim, Ahmad.
2018
: Usulan Perbaikan Layout Tata Letak Gudang Di
Lantai Dua (Sparepart, Consumable) Dengan
Menggunakan Metode Dedicated Storage Di PT.
Pembangkitan Jawa Bali (PLTU)
Pembimbing : Abdul Wahid Nuruddin, S.T., M.T
Ko-Pembimbing : Moh. Muhyidin Agus Wibowo, S.T., M.T
Kata Kunci : Gudang, Metode Dedicated Storage, Material
Handling.
PT. Pembangkitan Jawa Bali merupakan salah satu perusahaan yang
bergerak dibidang industri tenaga listrik. Dalam pengamatan yang dilakukan
dalam penempatan barang/alat digudang masih belum teratur atau masih kurang
rapi dalam melakukan menyusunan barang/alat, sehingga hal seperti ini
menyebabkan ketidakefektifan waktu dalam pengambilan barang/alat di suatu
area gudang dan menyulitkan operator.
Permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan PT. Pembangkitan Jawa Bali
saat ini adalah kesulitan operator dalam mencari barang/alat yang lama. Hal ini
disebabkan karena tidak ada tempat yang tetap terhadap barang/alat tersebut,
allowance hand truck yang terlalu sempit sehingga ada beberapa gang yang tidak
sesuai dengan ukuran material handling sehingga menyulitkan operator gudang
dalam melakukan proses pengambilan barang/alat di dalam gudang.
Kondisi lain juga terdapat pada penempatan barang/alat dalam suatu area
yang kurang tepat, dimana seharusnya barang yang memiliki frekuensi
pengambilan terbanyak dan yang sering keluar-masuk didekatkan dengan pintu
keluar. Hal seperti ini yang sering menyebabkan material handling lebih jauh dan
kurang efektif. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan usulan
perbaikan tata letak gudang yang lebih efektif terhadap pemindahan material
handling.
Metode yang digunakan dalam pergudangan adalah pendekatan dedicated
storage merupakan metode dengan penyimpanan yang tetap (fixed slot storage),
menggunakan penempatan lokasi atau tempat simpanan yang spesifik untuk tiap
barang yang disimpan. Hal ini dikarenakan suatu lokasi simpanan diberikan pada
satu barang/alat yang spesifik.
Dengan menggunakan metode dedicated storage di harapkan barang/alat
yang akan disimpan dapat menempati lokasi yang tetap, sehingga mempermudah
operator dalam melakukan penyimpanan dan pengambilan barang/alat.
Dari hasil pengolahan data dengan menggunakan metode dedicated storage
di dapatkan kebutuhan slot sebanyak 62 slot, slot tersebut dibagi kedalam 2 (Dua)
kelompok yaitu 32 slot untuk sparepart, 30 slot untuk consumable. Luas gudang
yang dibutuhkan adalah 128.05 m2. Untuk mengurangi pemborosan luas gudang
maka slot disusun bertingkat, yaitu sebanyak 3 tingkat. Ukuran slot yang
digunakan adalah 2 x 1 x 0.5 m.
No other version available