Laporan Penelitian Dosen
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PKn MELALUI MODEL PEMBALAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD PADA SDN TONDOKERTO SISWA KELAS III SEMESTER II TAHUN PELAJARAN 2016/ 2017
ABSTRAKSI
Subroto, Muhamad. 2017 : Peningkatan Hasil Belajar PKn Melalui Model Pembalajaran Kooperatif Tipe STAD Pada SDN Tondokerto Siswa Kelas III Semester II Tahun Pelajaran 2016/ 2017
Dosen Pembimbing : 1. Dr. Sukisno, M.Pd
2. Putra Johan Bahagia, M.Pd
Kata Kunci : Model pembelajaran STAD, peningkatan hasil belajar.
Berdasarkan observasi awal pelaksanaan pembelajaran PKn di kelas III SDN Tondokerto Kecamatan Jakenan Kabupaten Pati, menunjukan bahwa hasil belajar pada mata pelajaran Bahasa Indonesia materi mengidentifikasi unsur cerita masih rendah. Hal ini disebabkan adanya beberapa kendala dari guru, siswa, metode, dan mode pembelajaran yang digunakan. Kondisi tersebut memerlukan suatu perbaikan pembelajaran yang lebih inovatif dan menarik bagi siswa. Peneliti bersama guru mitra mengambil solusi untuk melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) menggunakan model STAD untuk meningkatkan hasil belajar tersebut.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar siswa kelas III semester 2 dalam pembelajaran PKn di SDN Tondokerto Kecamatan Jakenan Kabupaten Pati Tahun Pelajaran 2016/2017. Selain itu, penelitian ini juga untuk mengetahui penggunaan model pembelajaran STAD dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas III semester 2 dalam pembelajaran PKn materi Mengenal kekayaan alam dan menampilkan rasa bangga sebagai anak Indonesia di SDN Tondokerto Kecamatan Jakenan Kabupaten Pati Tahun Pelajaran 2016/2017.
Penelitian yang dilakukan merupakan PTK dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilakukan sebanyak 2 siklus, yakni siklus I dan siklus II. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Tondokerto Kecamatan Jakenan Kabupaten Pati. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes, observasi, dan dokumentasi. Waktu pelaksanaan penelitian ini adalah semester genap Tahun Pelajaran 2016/2017.
Hasil penelitian ini adalah aktivitas siswa pada siklus I yakni mencapai 69,2. Sedangkan pada siklus II aktivitas siswa mencapai 79,2. Hasil belajar siswa pada siklus I mencapai presentase ketuntasan belajar sebesar 52% hal ini berarti dari 25 jumlah siswa sebanyak 13 siswa yang nilainya sudah mencapai KKM. Sedangkan sisanya yakni 48% dari 12 siswa nilainya masih di bawah KKM yang telah ditentukan. Hasil belajar siswa pada siklus II kemudian meningkat, yakni mencapai presentase ketuntasan belajar sebesar 76% dari 19 siswa yang nilainya sudah mencapai KKM. Sedangkan sisanya yakni 24% dari 6 siswa nilainya masih di bawah KKM yang telah ditentukan. Peningkatannya dari siklus I ke siklus II yakni sebesar 24%. Hal ini menunjukkan bahwa penelitian ini sudah berhasil, karena hasil evaluasi tersebut sudah memenuhi KKM yang telah
No other version available