Laporan Penelitian Dosen
PENGGUNAAN MEDIA BONEKA TANGAN SISWA DAPAT MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERCERITA PADA SISWA KELAS IVB SD KATOLIK SANTO PETRUS MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SEMESTER II KABUPATEN TUBAN TAHUN PELAJARAN 2016/2017
ABSTRAK
Kartikawati,Ellisabet,2017: Penggunaan Media Boneka Tangan Untuk Mengingkatkan Ketrampilan Bercerita pada siswa kelas IV SD Katolik Santo Petrus Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Semester II Kabupaten Tuban Tahun Ajaran 2016/2017.
Pembimbing : 1. Drs. Sarujin, M.Si,M.Pd
2. Arik Umi Pujiastuti, M.Pd.
Kata Kunci : media boneka tangan, peningkatan dan keterampilan bercerita
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan bercerita siswa kelas IVB SD Katolik Santo Petrus dengan menggunakan media boneka tangan.
Latar belakang diadakannya penelitian di SD Katolik Santo Petrus yaitu kurangnya keterampilan peserta didik dalam bercerita. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan di SD Katolik Santo Petrus. Subjek penelitian adalah siswa kelas IVB yang terdiri dari 20 siswa. Penelitian ini terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, refleksi. Penelitian ini dilakukan secara kolaboratif antara peneliti bersama guru Bahasa Indonesia. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa angket, pengamatan, wawancara, catatan lapangan, dokumentasi foto, dan penilaian keterampilan bercerita. Instrumen penelitian berupa catatan lapangan, lembar pengamatan, angket, dan lembar penilaian bercerita.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media boneka tangan dapat meningkatkan keterampilan bercerita siswa kelas IVB SD Katolik Santo Petrus Peningkatan keterampilan bercerita siswa tampak pada kualitas proses pembelajaran yang ditunjukkan oleh keaktifan, perhatian pada pelajaran, antusiasme selama pembelajaran, keberanian bercerita di depan kelas dan kerjasama kelompok sehingga dapat menciptakan pembelajaran yang menyenangkan, aktif dan kreatif. Peningkatan secara produk dapat dilihat dari peningkatan skor hasil bercerita siswa pada setiap siklus.
Kemampuan rata-rata siswa dalam bercerita sebelum adanya tindakan berkategori kurang. Namun, setelah implementasi tindakan selama dua siklus, kemampuan rata-rata siswa dalam bercerita menjadi kategori baik. Peningkatan kualitas produk/hasil dapat dilihat dari perbandingan skor rata-rata bercerita siswa pada tahap pratindakan sampai pascatindakan Siklus II. Skor rata-rata siswa pada tahap pratindakan sebesar 19,17, pada Siklus I meningkat menjadi 23,03, dan pada Siklus II meningkat lagi menjadi 25,89. Skor rata-rata keterampilan siswa mengalami peningkatan sebesar 6,72. Dengan demikian, keterampilan bercerita siswa kelas IVB SD Katolik telah mengalami peningkatan baik secara proses maupun produk setelah diberi tindakan menggunakan media boneka tangan.
No other version available